Pemprov Sumut Siapkan Rp1,1 Triliun untuk 141 Kegiatan, Sekolah Gratis dan Berobat Gratis Jadi Prioritas 2026

Penulis: Amrizal Halim  •  Selasa, 16 Juni 2026 | 20:29:01 WIB
Pemprov Sumut siapkan anggaran Rp1,1 triliun untuk 141 kegiatan prioritas tahun 2026.

MEDAN — Kepala Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara, Faisal Arif Nasution, menyebut rendahnya realisasi fisik pada triwulan pertama merupakan kondisi yang lazim. Sebagian besar kegiatan masih berada pada tahap persiapan administrasi dan kontraktual.

“Sejak April hingga Mei 2026, sejumlah proyek mulai menunjukkan perkembangan, terutama kegiatan yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur. Sebagian besar kegiatan yang sebelumnya belum berkontrak kini telah memasuki tahap kontrak. Terutama proyek infrastruktur yang ditargetkan seluruhnya sudah berkontrak pada Juni 2026,” kata Faisal, Selasa (16/6/2026).

Program Unggulan Sekolah Gratis Mulai Juli 2026

Salah satu program yang belum memasuki tahap pelaksanaan penuh adalah Program Unggulan Sekolah Gratis (PUBG). Pemprov Sumut menargetkan program ini berjalan pada awal tahun ajaran baru, Juli 2026.

Program ini diharapkan menjangkau sekitar 103.590 siswa yang tersebar di sejumlah wilayah. Termasuk Kepulauan Nias dan daerah terdampak bencana seperti Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, serta Langkat.

Program Berobat Gratis Sudah Berjalan, Infrastruktur Pangan Disiapkan

Di sisi lain, Program Berobat Gratis (Probis) telah berjalan sesuai rencana. Pemprov juga melanjutkan Program Jaskop yang saat ini memasuki tahap pengadaan fasilitas Solar Dryer Dome.

Fasilitas tersebut akan digunakan sebagai tempat penyimpanan hasil panen saat produksi melimpah. Langkah itu diharapkan dapat menjaga kestabilan harga komoditas, khususnya cabai, sehingga petani tidak mengalami kerugian akibat penurunan harga pasar secara drastis.

Proyek Infrastruktur Terkendala Perubahan Nomenklatur OPD

Sejumlah proyek infrastruktur masih dalam proses pengadaan barang dan jasa. Proses tersebut turut dipengaruhi perubahan nomenklatur organisasi perangkat daerah yang dilakukan pada April 2026.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara optimistis seluruh proyek dapat dipercepat. Target penyelesaian pada akhir tahun 2026 diyakini dapat tercapai sesuai jadwal.

Reporter: Amrizal Halim
Sumber: amp.bitvonline.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top