Pungli di Jalur Menuju Pemandian Air Panas Sidebuk Debuk Berastagi Hilang, Warganet Ucapkan Terima Kasih ke Bobby Nasution

Penulis: Tengku Syafri  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 10:41:31 WIB
Spanduk di jalur Pemandian Air Panas Sidebuk Debuk mengumumkan penghapusan pungli.

MEDAN — Hilangnya praktik pungli di kawasan wisata unggulan Sumatera Utara itu terkonfirmasi melalui unggahan akun media sosial yang memperlihatkan kondisi terbaru di lokasi. Dalam video tersebut, tampak spanduk yang dipasang menyatakan bahwa pengunjung tidak lagi dipungut biaya liar, baik di akses utama menuju kawasan wisata maupun di titik-titik lain di sepanjang jalan menuju pemandian air panas.

Awal Mula: Keluhan Warganet yang Berujung Tindakan Nyata

Pemilik akun dalam video tersebut secara eksplisit mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution. Menurutnya, penghentian praktik pungli merupakan hasil dari tindak lanjut organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang langsung bergerak setelah adanya laporan.

"Pungutan liar adalah tindakan yang tidak baik karena dapat merugikan daerah serta mencoreng citra objek wisata," ujar pemilik akun dalam video yang beredar, menyebut langkah ini sebagai angin segar bagi pariwisata di Kabupaten Karo.

Proses: Bagaimana Pungli Itu Bisa Hilang?

Meski tidak dijelaskan secara rinci mekanisme penertibannya, video tersebut mengindikasikan adanya intervensi langsung dari level provinsi. Gubernur Bobby Nasution disebut telah menginstruksikan OPD terkait untuk turun ke lapangan dan membersihkan jalur menuju Sidebuk Debuk dari oknum-oknum yang selama ini memungut biaya secara ilegal kepada wisatawan.

Praktik pungli di jalur ini sebelumnya kerap dikeluhkan. Wisatawan yang hendak menuju pemandian air panas harus merogoh kocek tambahan di beberapa titik, sebuah kebiasaan yang dinilai merusak reputasi destinasi wisata favorit di dataran tinggi Berastagi tersebut.

Dampak: Apresiasi dan Harapan Baru untuk Wisatawan

Video tersebut sontak menuai beragam reaksi dari warganet. Sebagian besar menyampaikan apresiasi atas hilangnya praktik pungli yang sudah lama menjadi momok. Namun, tidak sedikit pula yang mengingatkan agar pengawasan dilakukan secara berkelanjutan.

Mereka menilai praktik pungli di kawasan wisata tersebut pernah berulang dalam beberapa kesempatan. Tanpa pengawasan yang konsisten, dikhawatirkan oknum yang sama akan kembali beraksi setelah situasi dirasa mulai lengah.

Apa Langkah Berikutnya? Infrastruktur Jalan Jadi Sorotan

Selain memuji penertiban pungli, pemilik akun dalam video juga menyuarakan harapan kepada Pemerintah Kabupaten Karo. Ia meminta perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur jalan menuju kawasan Pemandian Air Panas Sidebuk Debuk.

"Perbaikan akses jalan dinilai penting untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengunjung," tulisnya dalam unggahan tersebut, menekankan bahwa keindahan alam saja tidak cukup tanpa didukung akses yang layak.

Masyarakat berharap penertiban yang telah dilakukan dapat dipertahankan dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing sektor pariwisata Kabupaten Karo. Pemandian Air Panas Sidebuk Debuk selama ini menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di dataran tinggi Berastagi yang menyumbang kunjungan signifikan bagi daerah.

Reporter: Tengku Syafri
Sumber: dnaberita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top