4.663 Jamaah Haji Sumatera Utara Telah Tiba di Tanah Air, Empat Kloter Tersisa Dijadwalkan Pulang hingga 21 Juli

Penulis: Zulfahmi Rasyid  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 11:52:01 WIB
Jamaah haji Sumatera Utara sebanyak 4.663 orang telah tiba di Tanah Air melalui Debarkasi Medan.

MEDAN — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan mencatat 4.663 jamaah haji asal Sumatera Utara telah pulang ke Tanah Air. Mereka tergabung dalam 13 kloter yang diterbangkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dari Tanah Suci.

Proses Pemulangan: Dua Jam di Debarkasi Sebelum ke Daerah Masing-Masing

Setelah mendarat di Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang, para jamaah menjalani proses penurunan selama sekitar dua jam sebelum dikumpulkan di Asrama Haji Medan. "Untuk setiap kloter jamaah haji, kita kumpulkan di Debarkasi Medan sekitar dua jam lamanya. Baru kita lepas ke daerah masing-masing, karena mereka sudah dijemput pemerintah daerah asal," ujar Zulkifli Sitorus di Medan, Rabu.

Kloter 13: Dua Bupati Menyambut Langsung Jamaah

Momen berbeda terjadi pada kedatangan Kloter 13. Dua kepala daerah hadir langsung menjemput warganya, yakni Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita dan Bupati Labuhanbatu Utara Hendriyanto Sitorus beserta wakilnya. Kloter 13 membawa pulang 358 jamaah yang terdiri dari tiga daerah: Labuhanbatu (216 orang), Labuhanbatu Utara (115 orang), Medan (21 orang), dan enam petugas kloter.

Jadwal Empat Kloter Tersisa dan Total Jamaah 2024

PPIH Debarkasi Medan merinci sisa kepulangan jamaah haji Sumut. Kloter 14 dijadwalkan tiba Rabu malam, disusul Kloter 15 pada Jumat (19/7), Kloter 16 pada Sabtu (20/7), dan Kloter 17 pada Ahad (21/7). Total jamaah yang masih dalam perjalanan sebanyak 1.320 orang.

Secara keseluruhan, jamaah haji asal Sumatera Utara tahun ini berjumlah 5.972 orang yang tergabung dalam 17 kloter Debarkasi Medan. Selama penyelenggaraan ibadah hingga proses pemulangan, tercatat sembilan jamaah wafat dan satu orang masih menjalani perawatan di Tanah Suci.

Reporter: Zulfahmi Rasyid
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top