LANGKAT — Warga Dusun Bukit Barat, Desa Tanjung Putus, akhirnya memiliki harapan baru untuk mendapatkan akses air bersih yang layak. Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo bersama jajaran PTPN IV Regional II Distrik Rayon Utara melakukan peletakan batu pertama pembangunan sumur bor di kawasan tersebut, Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang berfokus pada aksi sosial langsung ke masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolres Langkat menegaskan bahwa kehadiran Polri harus memberikan manfaat nyata bagi warga, bukan sekadar menjalankan fungsi keamanan.
“Pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk pengabdian dan kepedulian Polri kepada masyarakat. Kami berharap fasilitas ini nantinya dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga Dusun Bukit Barat serta memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ujar AKBP David Triyo Prasojo.
Proyek ini dikerjakan secara bersama antara Polres Langkat dan PTPN IV Regional II Distrik Rayon Utara. Manager PTPN IV Regional II Rayon Utara Ir. Irfan Husni turut mendampingi Kapolres dalam prosesi peletakan batu pertama. Sumur bor direncanakan memiliki kedalaman sekitar 70 meter agar mampu menjangkau sumber air tanah yang memadai.
Kapolres menyebut sinergitas antara Polri, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadirkan solusi atas kebutuhan dasar warga. Program ini merupakan bagian dari inisiatif Polri Untuk Masyarakat yang digulirkan Polres Langkat.
Warga Dusun Bukit Barat menyambut antusias kegiatan tersebut. Mereka menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian Kapolres Langkat yang menghadirkan program pembangunan sumur bor di wilayah mereka. Selama ini, akses terhadap air bersih menjadi kebutuhan penting yang kerap sulit dipenuhi.
Di akhir kegiatan, Kapolres Langkat mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta memperkuat budaya gotong royong. Ia juga mengimbau warga memanfaatkan Layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses gratis selama 24 jam untuk melaporkan gangguan kamtibmas atau membutuhkan bantuan kepolisian.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban, mencerminkan kedekatan Polri dengan masyarakat dalam mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, dan semakin dicintai masyarakat.