SIMALUNGUN — OJK Sumut menggandeng Pemkab Simalungun dalam program edukasi keuangan yang menyasar dua kelompok sekaligus: ASN dan pelajar. Acara yang berlangsung di Kantor Bupati Simalungun ini menjadi bagian dari Road to Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026.
Kepala Divisi Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Utara, Yovvi Sukandar, mengatakan literasi keuangan menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kesenjangan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap ASN dapat semakin memahami hak dan kewajibannya sebagai konsumen jasa keuangan serta mampu menjadi agen edukasi di lingkungan kerja maupun keluarga,” ujar Yovvi dalam sambutannya.
Untuk para pelajar, OJK menanamkan budaya menabung sejak dini. Materi yang disampaikan mencakup pengelolaan keuangan sehat, pengenalan pasar modal, hingga pemanfaatan produk jasa keuangan formal.
Yovvi menambahkan, kecerdasan finansial yang dibangun sejak muda akan membentuk karakter bijak dalam mengelola uang. “Bagi adik-adik pelajar, kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan budaya menabung dan meningkatkan kecerdasan finansial,” katanya.
Pemkab Simalungun menyambut baik inisiatif ini. Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dan lembaga jasa keuangan.
“Edukasi keuangan kepada pelajar merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan,” ujar Mixnon.
Dalam sesi edukasi, peserta mendapatkan materi dari OJK Sumut, Bursa Efek Indonesia (BEI), dan BPD Sumatera Utara. Topik yang dibahas meliputi perlindungan konsumen, pengelolaan keuangan sehat, hingga budaya menabung sejak dini.
OJK juga mengingatkan masyarakat untuk menerapkan prinsip 2L: Legal dan Logis. Artinya, pastikan legalitas lembaga atau produk keuangan melalui kanal resmi OJK, jangan mudah tergiur imbal hasil tinggi dalam waktu singkat, dan jaga kerahasiaan data pribadi.
Melalui kegiatan ini, OJK bersama Pemkab Simalungun berharap masyarakat semakin cerdas mengelola keuangan, terlindungi dari aktivitas keuangan ilegal, dan mampu memanfaatkan layanan keuangan formal secara optimal. (Asarpua)