SUMATERA UTARA — Unit BAIC T1 sudah terlihat di Indonesia, menandakan persiapan peluncuran merek asal China ini di segmen hatchback listrik. Model ini tidak akan mengusung nama Arcfox—merek patungan BAIC dengan Huawei—melainkan langsung memakai emblem BAIC, seperti terlihat dari spyshot yang beredar.
Secara visual, T1 tampil lebih sporty ketimbang rival sekelasnya. Proporsi bodi yang agak tinggi dan garis tegas membuatnya mirip SUV mungil, padahal statusnya hatchback murni. Strategi ini bisa menjadi pembeda di segmen yang sudah diisi Dolphin dan EX2, yang mengusung desain lebih konvensional.
Fitur ADAS disebut-sebut sebagai salah satu keunggulan T1. Namun, belum ada konfirmasi resmi apakah sistem tersebut akan hadir utuh di unit Indonesia atau hanya pada varian tertinggi.
BAIC sudah merakit BJ30 HEV secara lokal, sehingga kapasitas perakitan T1 secara teknis bukan masalah—terutama karena tidak ada mesin bensin. Hanya saja, baterai menjadi variabel krusial. Jika T1 ingin dirakit di Indonesia, rantai pasok baterai harus disiapkan, atau BAIC harus mengimpor battery pack dalam kondisi utuh.
Keputusan ini akan mempengaruhi harga jual dan volume unit yang bisa dikirim ke dealer. Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari BAIC soal rencana perakitan lokal T1.
T1 akan masuk ke segmen yang sama dengan BYD Dolphin, Geely EX2, dan Chery QQ3. Dari ketiganya, EX2 adalah penguasa pasar—mobil listrik terlaris di China tahun lalu. Chery juga belum memulai penjualan Q, tapi modelnya sudah diperkenalkan bulan lalu dan kemungkinan besar ikut meluncur di GIIAS 2026.
Artinya, duel antara T1 dan Q di pameran otomotif terbesar Indonesia tahun depan hampir pasti terjadi. Keduanya sama-sama hatchback listrik dari merek China yang belum punya basis pelanggan besar di Tanah Air.
Saat ini BAIC baru menjual tiga model di Indonesia. Kehadiran T1 menjadi langkah diversifikasi—dari SUV hybrid ke hatchback listrik murni. Langkah ini mirip dengan strategi Chery yang memperluas portofolio lewat QQ3 setelah Omoda dan Tiggo.
GIIAS 2026 akan menjadi panggung bagi BAIC untuk menunjukkan keseriusannya di segmen BEV. Jika T1 bisa ditawarkan dengan harga kompetitif dan fitur ADAS yang matang, bukan tidak mungkin ia merebut pangsa pasar dari EX2 yang selama ini mendominasi.