TAPANULI UTARA — Sebanyak 514 anak sekolah minggu, 60 guru, dan 57 sahabat anak dari 32 Distrik HKBP berkumpul di Sipoholon selama empat hari. Mereka berasal dari berbagai wilayah, termasuk Pulau Jawa dan Kalimantan. Ibadah penutupan dipimpin Kepala Departemen Koinonia HKBP, Pdt. Deonald Sinaga, dengan khotbah dari Yohanes 8 ayat 12.
Dalam sambutannya, Bupati Jonius Hutabarat menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap pembinaan karakter anak sejak dini. Salah satu wujudnya adalah pemberian insentif bagi guru sekolah minggu yang sudah berjalan selama setahun terakhir.
“Karakter adalah yang utama. Di sini anak-anak diajari untuk berani berbicara, bernyanyi, bergandengan tangan, dan melipat tangan menyembah Tuhan. Atas dasar itulah, Pemkab Tapanuli Utara berkomitmen penuh mendukung guru-guru sekolah minggu,” ujar Bupati.
Bupati menginstruksikan Dinas Pariwisata untuk mendata kegiatan berskala nasional maupun internasional yang digelar HKBP. Langkah ini bertujuan mengintegrasikan acara keagamaan dengan agenda promosi wisata daerah.
Pemerintah daerah juga berencana mengoptimalkan fasilitas transportasi dan mengenalkan sejarah perkembangan kekristenan di Tanah Batak kepada peserta dari luar daerah. Dukungan selama jambore meliputi penyediaan tenda, kebersihan lingkungan, dan pelayanan kesehatan.
Selain soal pembangunan karakter, Bupati menitipkan pesan tentang kepedulian lingkungan. Ia mengajak para guru dan peserta untuk menggalakkan gerakan pengurangan sampah plastik di lingkungan masing-masing.
“Kami mohon maaf apabila masih ada kekurangan. Pemerintah daerah telah berupaya memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan seluruh peserta,” kata Bupati di akhir sambutannya.
Jambore yang mengusung tema “Pelita: Pancarkan Iman di Tengah Keluarga” ini sebelumnya dibuka oleh Ephorus HKBP Pdt. Victor Tinambunan. Panitia pelaksana menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Tapanuli Utara atas dukungan penuh selama kegiatan berlangsung.
Bupati didampingi Bunda PAUD Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, dan sejumlah pimpinan perangkat daerah menghadiri langsung ibadah penutupan, Sabtu (27/6/2026).