Wakil Wali Kota Medan Resmikan Universitas Satya Terra Bhinneka, Targetkan Perluas Akses bagi Mahasiswa Kurang Mampu

Penulis: Wan Rizal  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 16:50:01 WIB
Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap meresmikan Universitas Satya Terra Bhinneka di Medan Sunggal.

MEDAN — Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap menekankan pentingnya perluasan akses pendidikan tinggi bagi kalangan kurang mampu saat meresmikan Universitas Satya Terra Bhinneka. Acara berlangsung di Kompleks Yayasan Iskandar Muda, Jalan Bakul, Medan Sunggal, Senin (29/6/2026).

Prinsip Gotong Royong dalam Pendirian Kampus

Dalam sambutannya, Zakiyuddin menyoroti luasnya area kampus dan semangat kebersamaan yang mewarnai proses pembangunannya. Menurutnya, prinsip gotong royong dan saling mendukung ini patut diteladani dalam setiap upaya pembangunan.

“Kita lihat kampusnya juga cukup besar dan ada prinsip gotong royong dan saling membantu dalam proses pembangunannya. Ini bisa menjadi contoh dan semangat untuk kita dalam membangun apapun itu, harus saling bergotong royong dan saling support. Dengan hal itu terbangun bangsa yang baik,” kata Zakiyuddin.

Perjuangan 40 Tahun Sofyan Tan Mendirikan Universitas

Pendiri Yayasan Iskandar Muda, Sofyan Tan, mengungkapkan bahwa universitas ini merupakan puncak perjuangannya selama hampir empat dekade. Ia menceritakan sempat mengalami kesulitan finansial hingga berniat menjual sekolah akibat utang yang membengkak. Dukungan dari berbagai pihak akhirnya membuat perjuangan itu berlanjut hingga berdirinya perguruan tinggi tersebut.

Konsep Multikultural dan Prodi Terintegrasi

Universitas Satya Terra Bhinneka mengusung konsep pendidikan multikultural yang terbuka bagi semua kalangan tanpa memandang suku, agama, atau latar belakang sosial ekonomi. Ke depan, kampus ini akan mengembangkan sejumlah program studi yang saling terintegrasi, mulai dari pendidikan, manajemen hutan, pertanian, hingga bisnis digital.

Rencananya, universitas juga akan membangun pusat riset pertanian yang bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Langkah ini diambil untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Apresiasi Mendiktisaintek atas Efisiensi Pembangunan

Mendiktisaintek Brian Yuliarto memberikan apresiasi atas rampungnya pembangunan gedung universitas dalam waktu 18 bulan. Menurutnya, hal itu menunjukkan manajemen yang efektif dan komitmen tinggi dalam memajukan pendidikan di Sumatera Utara.

“Ini adalah karya gedung yang luar biasa. Manajemen yang efektif, efisien, dan gigih terbukti mampu menghasilkan fasilitas semegah ini hanya dalam waktu singkat,” ujar Brian.

Reporter: Wan Rizal
Sumber: disrupsi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top