MEDAN — Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd., membuka langsung pelatihan yang juga dihadiri General Manager Witel Sumatera Utara Agung Tricahyono dan Customer Success Manager Google for Education Kristiyanto, S.H., M.PP. Dalam sambutannya, Prof. Akrim menegaskan bahwa dosen sebagai ujung tombak pendidikan harus mampu beradaptasi dengan pesatnya perkembangan teknologi, termasuk hadirnya AI generatif seperti Gemini.
“Teknologi ini membuka cakrawala berpikir kita dalam membuat kebijakan yang adaptif. Dosen harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” tegas Prof. Akrim.
Ia menambahkan, kualitas lulusan sangat bergantung pada kualitas dosen. Karena itu, pola pikir yang terbuka terhadap perubahan dan inovasi teknologi menjadi syarat mutlak.
“Yang menciptakan lulusan unggul adalah dosen. Karena itu, sudah saatnya kita berpikir lebih fleksibel dan terbuka terhadap perubahan,” ujarnya.
General Manager Witel Sumatera Utara Agung Tricahyono menekankan bahwa kehadiran AI bukan untuk menggantikan peran dosen, melainkan menjadi alat pendukung dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Di perguruan tinggi, AI bukan untuk menggantikan posisi kita, tetapi membantu dalam proses mendidik. AI dapat mendukung pengembangan kapabilitas dosen dalam membuat konten pembelajaran, soal ujian, dan berbagai kebutuhan akademik lainnya,” ujarnya.
Customer Success Manager Google for Education Kristiyanto mengungkapkan bahwa UMSU menjadi perguruan tinggi pertama di Pulau Sumatera yang mendapatkan pelatihan Gemini Academy bersama Google.
“UMSU luar biasa karena ini merupakan pelatihan pertama di kampus Pulau Sumatera yang kami laksanakan. Kami berharap kegiatan ini dapat berlanjut dalam bentuk pelatihan-pelatihan berikutnya,” katanya.
Ia berharap para dosen mampu memanfaatkan Gemini secara optimal untuk mendukung aktivitas sebagai pendidik maupun peneliti, sekaligus meningkatkan kesadaran dalam menggunakan AI secara etis dan bertanggung jawab sesuai prinsip-prinsip akademik.
Sebagai bagian dari penguatan kerja sama, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Telkom Indonesia dan UMSU, serta Memorandum of Agreement (MoA) antara Telkom dan Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (FIKTI) UMSU. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, pengembangan teknologi, dan transformasi digital.
Prof. Akrim mengajak seluruh sivitas akademika memanfaatkan pelatihan tersebut sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, UMSU berkomitmen terus memperkuat kolaborasi dengan Telkom dalam mendukung transformasi digital di lingkungan kampus.
“Jangan cepat berpuas diri dengan pencapaian yang ada. UMSU siap terus melakukan kolaborasi dengan Telkom, dan mudah-mudahan kerja sama ini terus berkelanjutan,” katanya. (ABN/dan)