MEDAN — Wakil Kepala Polda Sumut Brigjen Pol Sonny Irawan mengungkapkan bahwa penghargaan Nugraha Sakanti merupakan pengakuan langsung dari Presiden atas kinerja satuan kerja wilayah. Ia menyebutkan, ada lima program unggulan yang menjadi kunci keberhasilan Polda Sumut sehingga layak mendapatkan tanda kehormatan tersebut.
"Pada perayaan ini, kami mendapatkan tanda kehormatan Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo Subianto dalam memberikan kontribusi pembangunan dan menjaga keamanan bangsa dan negara," ujar Sonny dalam upacara HUT Bhayangkara di Medan, Rabu.
Kelima program tersebut mencakup bidang ketahanan pangan hingga pengamanan event internasional. Berikut rinciannya:
Dalam pemberantasan narkoba, Polda Sumut mencatatkan angka yang cukup besar. Sepanjang 2024 hingga 2026, sebanyak 17.000 kasus telah ditangani. Barang bukti narkotika yang diamankan mencapai 2,5 juta ton.
Menurut Wakapolda, jumlah tersebut dinilai sebanding dengan upaya menyelamatkan sekitar 26 juta jiwa manusia dari ancaman penyalahgunaan narkotika. "Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman. Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju," ucap Sonny saat membacakan amanat Presiden.
Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Sumut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara mewakili Gubernur Sumut, unsur Forkopimda Sumut, Ketua DPRD Sumut, para pejabat utama Polda Sumut, serta tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat Sumatera Utara. Penghargaan Nugraha Sakanti ini menjadi bukti bahwa kerja keras jajaran Polda Sumut dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah mendapat apresiasi di tingkat nasional.