MEDAN — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) memastikan kesiapan untuk mendampingi pemerintah kota dan kabupaten di Indonesia, termasuk Sumatera Utara, dalam mempercepat transformasi digital. Komitmen ini ditegaskan dalam Forum Komunikasi dan Digitalisasi (Komdigi) yang merupakan rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Hotel Aryaduta Medan.
Forum yang mengusung tema "Arah Kebijakan Nasional Komunikasi Digital dalam Mewujudkan Kota Tangguh dan Bangsa Berdaulat" itu dibuka oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Adlan. Hadir pula Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumatera Utara Erwin Hotmansyah Harahap dan Kepala Dinas Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane.
Direktur Akselerasi Teknologi Pemerintah Digital Daerah Kemenkomdigi, Aris Kurniawan, mengkritik kebiasaan pemerintah daerah yang terlalu fokus membangun aplikasi tanpa memperhatikan tata kelola. Menurutnya, pendekatan ini membuat sistem digital tidak terintegrasi dan boros anggaran.
"Selama ini kita selalu konsentrasi kepada layanan dan aplikasi. Di lima tahun ke depan, fokus kami adalah memberikan pendampingan melalui program Klinik Pemerintah Digital agar dimensi tata kelola dan manajemen di pemerintah daerah bisa ditingkatkan bersama," ujar Aris saat menjadi keynote speaker.
Kemenkomdigi mendorong prinsip "minim aplikasi, kaya fungsi" melalui pemisahan lapisan data dan aplikasi. Konsep ini bertujuan menjaga kesatuan data (single source of truth) sekaligus menghindari ketergantungan pada satu penyedia teknologi atau vendor lock-in.
Strategi ini dinilai krusial mengingat keterbatasan fiskal yang dihadapi pemerintah pusat maupun daerah. Aris mencontohkan, Kemenkomdigi mendorong pemanfaatan Government Cloud (Awan Pemerintah) dengan sistem pembayaran sesuai penggunaan (pay-as-you-use). Dengan begitu, pemda tidak perlu membangun infrastruktur digital sendiri yang memakan biaya besar.
Selain cloud, pemerintah juga membuka skema kolaboratif melalui Ekosistem Pusat Data Nasional (PDN). Integrasi data nasional menjadi salah satu pilar utama dalam kebijakan ini, termasuk penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan komunikasi publik berbasis data.
Forum Komdigi di Medan ini menjadi ajang bagi para kepala dinas kominfo dari berbagai kota anggota APEKSI untuk menyelaraskan arah kebijakan digitalisasi. Kehadiran Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansyah Harahap dan Kepala Dinas Kominfo Medan Arrahmaan Pane menandakan keseriusan daerah dalam mengadopsi transformasi digital yang lebih terstruktur.