MEDAN — Angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Sumatera Utara terus menunjukkan grafik menanjak sejak Maret 2026. Kepala BPS Sumut Asim Saputra mengungkapkan bahwa tren ini menjadi sinyal pemulihan sektor pariwisata di daerah tersebut.
"Secara bulanan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mengalami peningkatan," ujar Asim di Medan, Kamis.
Dari total 28.124 wisman yang masuk pada Mei 2026, wisatawan asal Malaysia mendominasi dengan persentase mencapai 57,72 persen. Posisi kedua ditempati Singapura sebesar 6,73 persen, disusul China 3,34 persen, Jerman 2,24 persen, dan Belanda 2,04 persen.
Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, angka ini juga menunjukkan pertumbuhan. "Secara tahunan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara meningkat 6,52 persen dibandingkan Mei 2025 yang sebanyak 26.043 orang," tambah Asim.
Kenaikan jumlah wisman juga berdampak langsung pada tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Sumut. BPS mencatat TPK hotel bintang empat pada Mei 2026 mencapai 50,53 persen, naik dari 47,50 persen pada April 2026.
Hotel bintang tiga juga mencatat kenaikan menjadi 37,58 persen dari sebelumnya 36,29 persen. Sementara itu, TPK hotel bintang dua melesat menjadi 40,96 persen dari 37,66 persen pada bulan sebelumnya.
Secara bulanan, TPK hotel berbintang naik 2,05 poin. Adapun secara tahunan, angkanya meningkat signifikan sebesar 5,14 poin.
Tak hanya hotel berbintang, sektor akomodasi nonbintang juga merasakan efek dari peningkatan kunjungan ini. BPS mencatat TPK hotel nonbintang pada Mei 2026 meningkat 1,40 persen dibandingkan April 2026 dan naik 0,09 persen secara tahunan.
Secara keseluruhan, TPK klasifikasi dan gabungan menurut kelas pada Mei 2026 mencapai 31,96 persen. Angka ini meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 30,13 persen.