Menko AHY Buka Sinode Besar GPI ke-78 di Pematangsiantar, Bupati Humbahas Ikut Serta

Penulis: Amrizal Halim  •  Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:27:31 WIB
Menko AHY membuka Sinode Besar GPI ke-78 dengan pemukulan gong di Pematangsiantar.

PEMATANGSIANTAR — Acara pembukaan Sinode Besar GPI ke-78 berlangsung khidmat diawali dengan pemukulan gong oleh Menko AHY. Momen itu disaksikan langsung oleh Ketua GPI, Reverend Dr MH Siburian, serta jajaran forum koordinasi pimpinan daerah dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, AHY menyampaikan rasa bahagianya bisa menyapa warga Sumatera Utara dan hadir bersama para pemimpin daerah. Ia juga menyebut nama Bupati Humbahas, Dr Oloan P Nababan, yang langsung berdiri tegak dan memberi hormat.

Momen Kejutan: Bupati Humbahas dan Menko AHY Satu Batalyon

"Kenapa dia memberi hormat? Karena kami pernah sama-sama bertugas di Kostrad," ucap AHY yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari para peserta sinode. Momen ini mencerminkan kedekatan personal yang telah terjalin sejak keduanya mengabdi di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Selain Bupati Humbahas, sejumlah pejabat daerah lain yang hadir antara lain Anggota Komisi X DPR RI Sabam Sinaga, Bupati Tapanuli Utara, Bupati Simalungun Dr Anton Achmad Saragih, serta Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi.

Tema Sinode: Mengambil Bagian dalam Pertandingan Iman

Sinode Besar GPI ke-78 mengangkat tema "Mengambil Bagian Dalam Pertandingan, Menguasai Diri Untuk Mahkota Abadi" yang merujuk pada Kitab 1 Korintus 9:25. Subtema yang diusung adalah "Untuk Kompleksitas Global, Gereja Meningkatkan Pelayanan Spiritual dan Sosialnya".

Kehadiran Bupati Humbahas dalam acara ini, menurut unggahan di akun Facebook Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan keagamaan. Dukungan ini dinilai berperan dalam memperkuat kehidupan spiritual, persatuan, dan kerukunan umat.

Harapan untuk Sinergi Pemerintah dan Gereja

Pemkab Humbang Hasundutan berharap sinode ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang memperkuat pelayanan gereja. Selain itu, momentum ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah dan pembinaan karakter masyarakat.

Sinode Besar GPI juga menjadi ajang untuk mempererat persaudaraan, menjaga persatuan, serta bersama-sama mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang damai, harmonis, dan sejahtera di wilayah Sumatera Utara.

Reporter: Amrizal Halim
Sumber: amp.posmetromedan.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top