MEDAN — Pemerintah Kota (Pemkot) Medan bersama kementerian terkait terus mengebut penyelesaian proyek Sekolah Rakyat yang berada di wilayahnya. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menyebutkan proses pembangunan fisik bangunan sekolah itu saat ini sudah mencapai seratus persen dan tengah dalam tahap finishing.
"Proses pembangunan Sekolah Rakyat saat ini telah mencapai 100 persen," ujar Rico Waas di Medan, Sumatera Utara, Sabtu.
Meski bangunan utama hampir rampung, Pemkot Medan tidak ingin terburu-buru mengoperasikan sekolah tersebut sebelum seluruh fasilitas penunjang siap. Rico Waas menegaskan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, termasuk penuntasan penyediaan lahan, perbaikan akses jalan, pembangunan drainase, dan pemasangan lampu penerangan jalan umum di sekitar lokasi.
"Pemerintah daerah terus bergerak sepenuh tenaga untuk menyokong infrastruktur di sekitar wilayah Sekolah Rakyat tersebut," kata dia menambahkan.
Kehadiran Sekolah Rakyat di Kota Medan merupakan bagian dari program prioritas nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, yang sebelumnya turut meninjau proyek ini bersama Wali Kota, menyebut program tersebut dirancang untuk memutus rantai kemiskinan antar-generasi.
"Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan antar-generasi," ujar Agus Harimurti Yudhoyono dalam kesempatan yang sama.
Rico Waas berharap Sekolah Rakyat dapat menjadi jawaban atas kesenjangan akses pendidikan di kota metropolitan tersebut. Melalui pendidikan berkualitas yang didukung fasilitas memadai, anak-anak dari keluarga kurang mampu diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan, memperoleh pekerjaan yang baik, dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
"Kolaborasi pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar Sekolah Rakyat ini segera dimanfaatkan masyarakat," tegas Rico Waas.
Dengan rampungnya pembangunan fisik, Pemkot Medan kini fokus pada penyelesaian infrastruktur pendukung agar program yang menyasar keadilan pendidikan ini dapat segera dirasakan langsung oleh warga Kota Medan, sejalan dengan cita-cita mewujudkan generasi emas Indonesia 2045.