MEDAN — Perayaan ulang tahun kota tidak selalu harus diisi dengan panggung musik atau pesta kembang api. Di Kecamatan Medan Deli, momen HUT ke-436 Kota Medan dirayakan dengan kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan warga: khitanan massal bagi 200 anak.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung ke lokasi. Ia tidak sekadar membuka acara lalu meninggalkan tempat. Rico berkeliling menyapa anak-anak yang menunggu giliran dikhitan, memberikan semangat kepada mereka yang tampak gugup, dan menyerahkan bingkisan setelah prosesi selesai.
Bagi sebagian keluarga di Medan, biaya khitan bukan pengeluaran yang bisa dianggarkan setiap saat. Kebutuhan rumah tangga yang terus bertambah kerap membuat momen ini harus ditunda. Program khitanan massal seperti ini menjadi solusi yang meringankan.
“Yang pertama kami apresiasi ada kegiatan yang sangat baik dari Kecamatan Medan Deli, yaitu khitanan massal. Anak yang dikhitan juga tidak sedikit, ada 200 anak. Tentu ini banyak kebaikan yang bisa diberikan dari Kecamatan Medan Deli bersama stakeholder terkait,” ujar Rico dalam keterangannya.
Kegiatan ini bukan sekadar pelayanan kesehatan. Ia menjadi bentuk gotong royong yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan tenaga kesehatan. Warga penerima manfaat tidak perlu mengeluarkan biaya sepeser pun untuk prosesi yang secara adat dan agama dianggap penting ini.
Rico berharap inisiatif serupa tidak berhenti di Medan Deli. Menurutnya, jika setiap kecamatan memiliki program serupa, semakin banyak keluarga yang terbantu. “Tentu ini banyak kebaikan yang bisa diberikan,” katanya.
Pemandangan di lokasi memperlihatkan ratusan bocah duduk bergantian menunggu giliran. Sebagian tampak santai, sebagian lagi berusaha terlihat berani meski wajahnya sulit menyembunyikan rasa gugup. Orang tua mereka pun tak kalah tegang menunggu di ruang tunggu.
Kehadiran wali kota di tengah mereka menjadi penyemangat tersendiri. Setelah melewati “ujian keberanian”, setiap anak mendapat bingkisan yang membuat senyum mereka kembali merekah.
Di tengah gemerlap acara ulang tahun kota yang kerap menyedot anggaran besar, kegiatan di Medan Deli ini menjadi pengingat bahwa perayaan bisa diisi dengan hal yang lebih berguna. Bukan soal besarnya panggung, melainkan seberapa dalam manfaatnya dirasakan warga.