TAPANULI TENGAH — Delapan bulan pascabencana, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus dipercepat. Hal itu diungkapkan Bupati Masinton Pasaribu saat mendampingi kunjungan kerja Deputi Bidang Geoekonomi Dewan Pertahanan Nasional (DPN) RI, Dr. Yayat Ruyat, ke daerahnya.
Bupati menyebut sejumlah prioritas yang perlu segera ditindaklanjuti, seperti penataan lingkungan, pembangunan infrastruktur dasar berupa cek dam, penanganan kawasan bantaran sungai yang rawan longsor, serta pemenuhan hak-hak korban bencana.
“Harapan kami, hasil kunjungan DPN ini dapat menjadi rekomendasi kepada Presiden sehingga kementerian teknis dapat segera menindaklanjuti berbagai kebutuhan masyarakat Tapanuli Tengah,” ujar Masinton dalam keterangan yang diterima, Senin.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPN menyalurkan bantuan di tiga lokasi terdampak bencana. Salah satu titik yang dikunjungi adalah SD Negeri 152983 Hutanabolon di Kecamatan Tukka. Bantuan yang diserahkan berupa renovasi ruangan kelas dan alat tulis bagi para siswa yang hadir.
Yayat Ruyat menjelaskan, kunjungan ini bertujuan memantau perkembangan penanganan bencana sekaligus menyerap aspirasi pemerintah daerah dan masyarakat. “Kami ingin mengetahui sejauh mana progres perkembangan rehabilitasi dan rekonstruksi yang sudah berjalan selama 8 bulan terakhir. Selain itu, kita ingin mendengar langsung masukan dari masyarakat, Bupati, dan Wakil Bupati mengenai tantangan yang masih dihadapi,” katanya.
Yayat memberikan apresiasi kepada Pemkab Tapanuli Tengah atas langkah sigap dalam menangani dampak bencana bersama seluruh pemangku kepentingan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam penanganan bencana dan menyatakan bahwa DPN akan berupaya memberikan dukungan sesuai kewenangan yang dimiliki.
Setelah kunjungan di Tapanuli Tengah, DPN berencana melakukan koordinasi lanjutan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan kementerian terkait di Jakarta. Langkah ini untuk membahas penanganan lebih lanjut pascabencana di daerah tersebut.
Selain peninjauan, rombongan DPN berinteraksi langsung dengan para siswa SD Negeri 152983 Hutanabolon melalui kuis edukatif. Kunjungan itu turut dihadiri unsur Forkopimda Tapanuli Tengah, pimpinan OPD, Plh. Camat Tukka, kepala sekolah, para guru, dan siswa.