STABAT — Sebuah rumah tidak layak huni di Desa Pematang Serai, Kecamatan Tanjung Pura, kini telah berubah total. Plt Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti menyerahkan langsung kunci rumah hasil renovasi kepada pemiliknya, Abdul Jalil, pada Jumat (10/7/2026).
Program bedah rumah ini merupakan kerja sama Pemerintah Kabupaten Langkat dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) setempat. Dana sebesar Rp26 juta digelontorkan untuk menyulap rumah Abdul Jalil yang sebelumnya masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Ketua Baznas Kabupaten Langkat, Thantawi Jauhari, melaporkan bahwa hingga Juli 2026, pihaknya telah merealisasikan renovasi tujuh unit rumah layak huni di berbagai wilayah. Menurutnya, masih banyak laporan rumah tidak layak huni yang masuk dan membutuhkan tindak lanjut.
"Kami terus membuka akses kepada masyarakat untuk melaporkan rumah tidak layak huni kepada Baznas. Program ini menjadi salah satu prioritas kami dan sejalan dengan visi dan misi Bupati Langkat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Thantawi.
Pada kesempatan yang sama, Baznas Kabupaten Langkat juga menyalurkan sejumlah bantuan sosial. Bantuan tersebut meliputi material bangunan senilai Rp6,5 juta untuk pembangunan masjid di Desa Teluk Bakung, dua unit alat bantu berupa tongkat dan walker bagi penyandang disabilitas, serta 15 paket sembako untuk warga yang membutuhkan.
Kepala Desa Pematang Serai, Sugimin, mewakili warganya menyampaikan apresiasi. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Langkat yang telah hadir dan membantu masyarakat Desa Pematang Serai. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami," katanya.
Sugimin juga menyampaikan aspirasi warga terkait kondisi Puskesmas Pembantu (Pustu) di desanya. Pustu tersebut saat ini melayani dua desa, yakni Pematang Serai dan Pulau Banyak. Menurut Sugimin, kondisi bangunan sudah memprihatinkan dan membutuhkan perbaikan.
"Kami berharap Plt. Bupati Langkat dapat membantu perbaikan Puskesmas Pembantu di desa kami agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal," harapnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Plt Bupati Tiorita menegaskan bahwa pemerintah akan menindaklanjuti sesuai kemampuan dan skala prioritas pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemkab Langkat, Baznas, dan elemen masyarakat.
"Melalui kolaborasi dan sinergi, kami akan terus berupaya memajukan Kabupaten Langkat menjadi lebih baik dan terus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Tiorita.
Ia berharap bantuan rumah layak huni itu dapat memberikan kenyamanan bagi Abdul Jalil dan keluarganya. "Kami tidak ingin sekadar menjanjikan, tetapi yang pasti kami akan terus bergerak dan berbuat demi kebaikan Kabupaten Langkat ke depan," tegasnya.