BINJAI — Sebanyak 13 kilogram benih jagung varietas Dekalb 95R ditanam personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut di lahan masyarakat binaan. Lahan seluas satu hektare yang berlokasi di Jalan Gajah Mada itu menjadi lokasi program ketahanan pangan yang digagas satuan elite kepolisian tersebut.
Komandan Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut, Kompol Muktar I Kadoli, menyebut program ini bagian dari pengabdian nyata Polri kepada masyarakat. Jagung yang ditanam pada Juli 2026 diproyeksikan memasuki masa panen pada September 2026 dengan estimasi hasil mencapai 6 ton.
“Program ketahanan pangan ini merupakan wujud nyata komitmen Satuan Brimob Polda Sumut dalam mendukung kebijakan pemerintah sekaligus memperkuat kemitraan dengan masyarakat,” ujar Kompol Muktar I Kadoli dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Medan.
Setelah proses penanaman selesai, personel bersama masyarakat binaan akan terus melakukan perawatan secara berkala. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal hingga masa panen tiba.
Kegiatan yang dipimpin Pasi Yanma Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut, IPTU Tukimin, berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Semangat gotong royong mewarnai seluruh rangkaian acara di lahan yang berlokasi di Kelurahan Tunggurono tersebut.
Melalui program ini, Satuan Brimob Polda Sumut tidak hanya mendukung upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan. Mereka juga membangun sinergi erat bersama masyarakat binaan melalui pemanfaatan lahan produktif yang berkelanjutan.
Kompol Muktar I Kadoli berharap hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. “Kami berharap hasil panen nantinya dapat memberikan manfaat serta menjadi motivasi untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif demi terwujudnya kemandirian pangan,” tambahnya.