Bupati Simalungun Panen Raya Cabai Lokal Siboras, Produktivitas Capai 3 Ton Per Hektare Per Minggu

Penulis: Amrizal Halim  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:50:31 WIB
Bupati Simalungun panen raya Cabai Lokal Siboras dengan produktivitas mencapai 3 ton per hektare per minggu.

SIMALUNGUN — Pemerintah Kabupaten Simalungun resmi memperkenalkan Cabai Merah Varietas Lokal Siboras sebagai komoditas unggulan daerah setelah sukses melakukan panen raya di Nagori Siboras, Kecamatan Pematang Silimahuta. Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih, yang turun langsung ke lahan petani, menyebut keberhasilan ini membuktikan potensi besar sektor pertanian lokal.

"Saya bangga melihat keberhasilan petani dalam mengembangkan Varietas Cabai Lokal Siboras yang memiliki produktivitas tinggi dan kualitas yang sangat baik," ujar Bupati dalam keterangannya, Jumat.

Produktivitas Tinggi, Masa Panen Hingga Setahun

Petani Cabai Lokal Siboras, Rando Jawak, menjelaskan varietas ini memiliki keunggulan signifikan dibandingkan cabai biasa. Dengan perawatan dan pemupukan optimal, tinggi tanaman bisa mencapai sekitar dua meter. Tanaman mulai memasuki masa panen pada umur 145 hari setelah tanam dan mampu berproduksi secara produktif hingga satu tahun dengan frekuensi panen setiap minggu.

Dalam satu hektare lahan, petani bisa menanam sekitar 14.000 batang tanaman cabai. Produktivitas rata-rata mencapai tiga ton per hektare setiap minggu. Angka ini dinilai sangat kompetitif dan berpotensi menstabilkan pasokan cabai di Sumatera Utara.

Pemkab Simalungun Dorong Perluasan Budidaya

Bupati Anton Achmad Saragih menegaskan, Pemkab Simalungun akan memperkenalkan Cabai Lokal Siboras secara lebih luas. Langkah ini bertujuan agar semakin banyak petani di kabupaten tersebut yang membudidayakannya. "Selain memiliki kualitas yang baik, komoditas ini juga memberikan peluang peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani," katanya.

Keberhasilan budidaya cabai varietas lokal ini diyakini bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Sumatera Utara. Pemkab Simalungun berharap, dengan pengembangan komoditas unggulan ini, ketergantungan terhadap pasokan cabai dari luar daerah bisa dikurangi, sekaligus mengerek perekonomian petani di tingkat nagori.

Reporter: Amrizal Halim
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top