BINJAI — Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution membuka secara resmi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru jenjang SMA, SMK, dan SLB Negeri se-Sumut, Senin (13/7/2026). Acara yang digelar di SMA Negeri 1 Binjai itu dihadiri oleh ribuan siswa, guru, dan perwakilan orangtua.
Dalam sambutannya, Bobby mengajak seluruh guru memperlakukan peserta didik dengan penuh kasih sayang. Ia menegaskan, kekerasan fisik dalam bentuk apa pun tidak boleh lagi terjadi di lingkungan sekolah.
"Untuk guru juga jangan semena-mena sama anak murid. Sayangi siswa-siswa ini seperti anak kita, sehingga mereka pintar secara akademik dan mempunyai attitude yang baik di sekolah dan di luar sekolah," ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com.
Bobby meminta para guru mengedepankan pendekatan mendidik dalam membina siswa. Teguran atau sanksi secara lisan dinilai lebih efektif dibandingkan tindakan fisik. Menurutnya, pembentukan karakter tidak bisa dicapai lewat kekerasan, melainkan melalui keteladanan dan komunikasi yang baik.
"Sinergi antara guru dan orangtua perlu terus diperkuat agar pendidikan tidak hanya menghasilkan siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan etika yang baik," kata Bobby.
Kepada para siswa baru, Bobby berpesan agar menghormati dan menghargai guru selama di sekolah. Ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama.
"Untuk anak-anakku semua, tolong hormati dan hargai guru. Mereka adalah orangtua kita selama di sekolah. Anggap mereka seperti orangtua kita. Patuh kepada orangtua dan guru menjadi kunci kesuksesan," ucapnya.
Bobby menyebut, Presiden Prabowo Subianto menempatkan sektor pendidikan sebagai program prioritas nasional. Pemprov Sumut pun berkomitmen meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui pembangunan dan pemerataan sarana belajar.
Pada 2026, Pemprov Sumut membangun 120 ruang kelas baru dan merehabilitasi 189 ruang kelas. Selain itu, pemerintah juga mengembangkan sekolah unggulan dan boarding school, serta menjalankan program sekolah gratis di daerah prioritas.
"Kalian-kalian inilah yang akan menjadikan Indonesia Emas 2045. Kami dari Pemprov Sumut berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan dengan membangun, merehabilitasi, dan mengembangkan sekolah unggulan," ucap Bobby.