MEDAN — Suasana berbeda terasa di lingkungan SMA Negeri 7 Medan pada Senin pagi. Ratusan peserta didik baru mengikuti hari pertama MPLS yang mengusung tema “Mengenal Diri, Teman, dan Lingkungan Sekolah Baru”. Kegiatan ini menjadi gerbang awal bagi mereka untuk berkenalan dengan ekosistem sekolah yang sama sekali baru.
Suyono, Kepala SMA Negeri 7 Medan, menegaskan seluruh rangkaian kegiatan MPLS tahun ini mengacu pada konsep MPLS Ramah yang dicanangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Artinya, tidak ada ruang untuk praktik perundungan atau perpeloncoan.
“Kami ingin mereka merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar SMA Negeri 7 Medan sehingga dapat belajar dengan nyaman dan penuh semangat,” ujar Suyono dalam sambutannya.
Pada hari pertama, siswa baru tidak hanya duduk mendengarkan arahan. Mereka diperkenalkan secara langsung kepada para guru dan tenaga kependidikan. Tata tertib sekolah, fasilitas belajar, serta program akademik dan nonakademik juga menjadi materi pengenalan agar siswa bisa memetakan potensi dan bakat sejak awal.
Selain itu, berbagai aktivitas interaktif dirancang untuk membangun komunikasi dan kerja sama antarsiswa. Tujuannya, menciptakan suasana belajar yang positif dan rasa saling menghargai sejak hari pertama.
Menurut Suyono, pengenalan diri sendiri dan lingkungan sekitar merupakan langkah fundamental. Ia berharap melalui MPLS ini, siswa baru mampu mengenali potensi diri, menjalin hubungan baik dengan teman sebaya, dan memahami sekolah sebagai tempat belajar yang aman serta menyenangkan.
SMA Negeri 7 Medan menargetkan seluruh peserta didik baru dapat beradaptasi dengan cepat, memahami budaya sekolah, dan tumbuh menjadi pelajar yang berkarakter, disiplin, serta berprestasi sepanjang tahun ajaran 2026/2027.