Antrean BBM di SPBU Medan Bikin Macet Parah, Ketua DPRD Wong Chun Sen Minta Pertamina Buka Suara soal Pasokan

Penulis: Said Fauzi  •  Rabu, 15 Juli 2026 | 13:26:32 WIB
Antrean kendaraan mengular di sejumlah SPBU di Kota Medan akibat gangguan pasokan BBM.

MEDAN — Kemacetan parah akibat antrean kendaraan di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan memicu keresahan di kalangan warga. Kondisi ini mendorong Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen Tarigan, M.Pd.B, angkat bicara dan mendesak Pertamina untuk segera memberikan penjelasan resmi kepada publik.

Menurut Wong Chun Sen, publik berhak mengetahui akar masalah yang menyebabkan antrean panjang tersebut, apakah karena gangguan distribusi atau memang ada kelangkaan pasokan BBM di tingkat SPBU.

Desakan Transparansi dari DPRD Medan

Politisi PDI Perjuangan itu menilai Pertamina terkesan belum terbuka kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa persoalan distribusi BBM tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berpotensi menghambat roda perekonomian daerah.

“PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut harus memastikan ketersediaan pasokan BBM di Sumatera Utara dan menjamin tidak terjadi kelangkaan. Antrean panjang di sejumlah SPBU harus segera diatasi agar tidak mengganggu mobilitas masyarakat,” tegas Wong di Medan, Selasa (14/7).

Solar Masih Dikeluhkan Langka di Sejumlah Daerah

Wong Chun Sen secara spesifik menyoroti kelangkaan BBM jenis solar yang masih dikeluhkan di sejumlah daerah di Sumatera Utara. Ia mendesak Pertamina untuk segera mengambil langkah preventif dan berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) demi memulihkan pasokan.

“Sebagai Wakil Ketua Bidang Perekonomian DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, saya meminta PT Pertamina Sumbagut menjamin pasokan dan pendistribusian BBM aman hingga ke seluruh SPBU,” ujarnya.

Aparat Diminta Usut Praktik Penimbunan BBM

Tak hanya menyoroti kinerja Pertamina, Wong Chun Sen juga meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas apabila ditemukan indikasi praktik penimbunan BBM oleh oknum yang ingin mengambil keuntungan di tengah kelangkaan.

“Apabila ada spekulan yang sengaja menimbun BBM demi mengambil keuntungan, aparat penegak hukum harus bertindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut belum memberikan pernyataan resmi terkait desakan DPRD Kota Medan dan keluhan masyarakat mengenai antrean panjang di SPBU.

Reporter: Said Fauzi
Sumber: metrorakyat.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top