MEDAN — Prakirawan BBMKG Wilayah I Martha Manurung menjelaskan, hujan ringan diperkirakan merata di hampir seluruh wilayah Sumatera Utara pada Jumat (17/7) mulai pagi hingga malam hari. Namun, untuk wilayah Batubara, potensi hujan dengan intensitas sedang perlu diwaspadai pada malam hari.
Martha menyebut, masih aktifnya gelombang atmosfer serta adanya belokan angin atau shearline di perairan barat Sumatera menjadi pemicu utama. Suhu muka laut yang hangat turut mendukung proses pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Sumatera Utara.
"Kondisi udara yang cukup labil juga memperkuat potensi terbentuknya awan hujan," katanya di Medan, Kamis.
Meskipun tergolong ringan, hujan ini bisa menimbulkan beberapa gangguan aktivitas harian. BMKG mengingatkan risiko jalan menjadi licin, jarak pandang berkurang bagi pengendara, serta genangan air di lokasi-lokasi rendah.
"Untuk itu, kondisi tersebut harus tetap diwaspadai. Selalu pantau informasi cuaca terkini dari BMKG dan sesuaikan aktivitas di luar ruangan dengan kondisi cuaca setempat," ujar Martha.
Suhu udara diprakirakan berkisar antara 14 hingga 33 derajat Celcius dengan kelembaban 60 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah Selatan hingga Timur dengan kecepatan 3 hingga 9 kilometer per jam.