Pabrik Isuzu Karawang Tembus 300.000 Unit Produksi, Traga hingga GIGA Tembus 25 Negara

Penulis: Wan Rizal  •  Selasa, 21 Juli 2026 | 10:12:02 WIB
Pabrik Isuzu Karawang mencapai produksi akumulasi 300.000 unit sejak beroperasi satu dekade lalu.

SUMATERA UTARA — PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mengumumkan pencapaian produksi 300.000 unit di Isuzu Karawang Plant (IKP) pekan lalu. Angka ini merupakan akumulasi dari berbagai model kendaraan niaga yang dirakit di fasilitas tersebut sejak satu dekade lalu.

President Director IAMI, Masayasu Hideshima, menyebut pencapaian ini sebagai tonggak penting bagi perusahaan. "Sejak mulai beroperasi pada tahun 2015, pabrik ini telah berkembang menjadi fasilitas manufaktur berstandar global yang menjadi kebanggaan Indonesia," ujarnya dalam rilis resmi, Senin (20/7/2026).

Traga hingga GIGa, TKDN Capai 46 Persen

Pabrik Karawang saat ini memproduksi tiga model utama Isuzu: Traga, ELF, dan GIGA. Selain itu, lini yang sama juga merakit UD Trucks, yakni Quester dan Kuzer, untuk memenuhi permintaan domestik.

Komitmen terhadap lokalitas terlihat dari tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang terus dinaikkan. Isuzu Traga mencatat TKDN 46,45 persen, sementara GIGA mencapai 38,07 persen dan ELF di angka 33,04 persen. Tingginya kandungan lokal ini menyerap 884 tenaga kerja langsung di pabrik serta mendorong vendor lokal meningkatkan kapasitas produksi.

Ekspor ke 25 Negara, Termasuk Jepang

IKP bukan sekadar pabrik untuk pasar dalam negeri. Sejak memulai ekspor pada 2019, kendaraan buatan Karawang telah dikirim ke 25 negara. Jepang menjadi salah satu tujuan ekspor paling prestisius, bersama Afrika Selatan, Filipina, dan Panama.

Fakta ini menempatkan Indonesia sebagai hub strategis Isuzu di kawasan Asia Tenggara. Produk yang diekspor umumnya adalah model komersial yang sama dengan yang dijual di domestik, menandakan standar kualitas produksi lokal telah memenuhi standar global.

Teknologi Emisi Masa Depan Disiapkan

Hideshima menegaskan bahwa target 300.000 unit bukanlah akhir. Perusahaan akan terus meningkatkan kualitas produksi dan memperbesar kontribusi ekspor. Ia juga menyebut Isuzu tengah mempersiapkan teknologi untuk memenuhi regulasi emisi yang semakin ketat di berbagai negara.

"Kami akan terus menghadirkan kendaraan komersial yang mampu menjadi mitra bisnis terbaik bagi pelanggan di Indonesia maupun pasar global," tutup Hideshima.

Dengan kapasitas dan jejaring ekspor yang sudah terbangun, Isuzu Karawang Plant kini resmi menyandang status World Class Manufacturing. Pencapaian ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia di peta industri otomotif global, khususnya segmen kendaraan niaga.

Reporter: Wan Rizal
Sumber: aftermarketplus.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top