MEDAN — Dari total 17.994 unit koperasi yang tercatat di Sumatera Utara, tingkat keaktifan kelembagaan mencapai 68 persen. Data ini sekaligus menunjukkan bahwa gerakan koperasi masih menjadi tulang punggung ekonomi warga di tingkat desa hingga kota.
Akumulasi Sisa Hasil Usaha (SHU) yang dibukukan mencapai Rp377,4 miliar. Sementara itu, jumlah anggota yang terlibat dalam gerakan koperasi tembus 1.531.520 orang.
Perhatian khusus diberikan pada perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hingga kini, sudah terbentuk 6.100 unit KDKMP yang tersebar di seluruh kabupaten/kota Sumut.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.594 gerai masih dalam tahap pembangunan. Sedangkan 629 gerai lainnya telah rampung dan siap beroperasi. “KDKMP tidak hanya dibangun secara fisik, tetapi kontribusi perputaran ekonomi di daerah,” ujar Yuliani.
Data Dinas Koperasi dan UKM Sumut mencatat, sebanyak 13 KDKMP telah menjalankan aktivitas usaha dan membukukan transaksi. Delapan daerah yang menjadi lokasi operasional koperasi tersebut adalah Deliserdang, Simalungun, Asahan, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Serdangbedagai, Dairi, dan Kota Medan.
Total nilai transaksi yang berhasil dikumpulkan dari 13 koperasi desa itu mencapai Rp347.540.100.
Untuk memperkuat daya saing, Dinas Koperasi dan UKM Sumut menjalankan sejumlah program strategis sepanjang 2026. Pelatihan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Manajemen Keuangan diberikan kepada pengurus koperasi jasa.
Pemerintah Provinsi Sumut juga memperkuat aspek legalitas usaha simpan pinjam. Hingga pertengahan tahun, validasi dan verifikasi izin usaha telah dilakukan terhadap 13 koperasi. Secara kumulatif, verifikasi sudah menjangkau 42 koperasi atau sekitar 63 persen dari target yang ditetapkan.
Pelatihan manajemen juga telah difasilitasi kepada 60 koperasi guna meningkatkan profesionalisme tata kelola kelembagaan. Yuliani menegaskan, angka-angka tersebut membuktikan bahwa gerakan koperasi masih menjadi pilar utama dalam memperkuat ekosistem ekonomi kerakyatan di Sumatera Utara.