MEDAN — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara menggencarkan literasi keuangan ke jenjang pendidikan dasar dengan memperkenalkan produk Simpanan Pelajar (SimPel). Dua kabupaten yang menjadi lokasi sosialisasi perdana adalah Nias Barat dan Nias Utara, bekerja sama dengan PT Bank Sumut.
SimPel bukan sekadar rekening tabungan biasa. Produk ini dikembangkan OJK bersama industri perbankan dengan persyaratan lebih sederhana, sehingga pelajar dari tingkat SD hingga SMA bisa memiliki rekening atas nama sendiri.
OJK menilai kebiasaan mengatur keuangan tidak bisa dibentuk secara instan. Semakin dini anak mengenal mekanisme menabung di lembaga keuangan formal, semakin siap mereka mengelola uang saat dewasa.
“Simpanan Pelajar (SimPel) dirancang untuk membangun kebiasaan menabung sejak usia sekolah sekaligus memperluas akses layanan keuangan formal bagi peserta didik,” tulis OJK Provinsi Sumatera Utara dalam keterangan resminya.
Keberadaan rekening ini juga memberi ruang bagi orang tua untuk mengajarkan anak membedakan kebutuhan dan keinginan lewat praktik langsung mengatur uang saku.
Salah satu daya tarik utama SimPel adalah kemudahan akses. Setoran awal dan saldo minimum harian umumnya jauh lebih rendah dibanding produk tabungan reguler, menyesuaikan kemampuan finansial pelajar.
Meski begitu, OJK menegaskan bahwa persyaratan pembukaan rekening tetap mengikuti ketentuan masing-masing bank yang bekerja sama. Pelajar atau orang tua perlu menyiapkan dokumen dasar seperti kartu pelajar dan identitas orang tua saat membuka rekening di kantor cabang terdekat.
Keberadaan SimPel tidak hanya diukur dari jumlah rekening yang terbentuk. OJK menargetkan perubahan perilaku—membiasakan siswa menyisihkan uang secara rutin dan mengenali layanan keuangan legal yang diawasi negara.
Road to Hari Indonesia Menabung 2026 di Sumatera Utara menjadi momentum strategis. Melalui edukasi langsung di sekolah, pelajar dikenalkan pada praktik menabung sekaligus bahaya lembaga keuangan ilegal yang kerap menyasar anak muda.
Dengan kata lain, SimPel adalah pintu masuk edukasi keuangan jangka panjang. Semakin banyak pelajar memiliki rekening, semakin besar pula generasi yang siap mengelola keuangan secara bijak ketika memasuki dunia kerja nanti.