Review Wuling Aira ev Setelah Hands-on di GIIAS 2026: Harga Rp 155 Juta, Bukan Sekadar City Car Murah

Penulis: Said Fauzi  •  Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:41:01 WIB
Wuling Aira ev tampil perdana di GIIAS 2026 dengan harga mulai Rp 155 juta untuk varian Standard Range.

SUMATERA UTARA — Wuling Motors resmi membuka keran pemesanan Aira ev di ajang GIIAS 2026 yang berlangsung pekan ini. Kami sempat melakukan hands-on singkat di booth Wuling untuk melihat langsung eksekusi desain, material kabin, dan beberapa fitur kunci yang diklaim pabrikan. Perlu dicatat, ini adalah kesan awal — pengujian jarak tempuh real-world dan perilaku berkendara baru bisa kami simpulkan setelah mendapatkan unit tes dalam waktu dekat.

Mobil listrik ini hadir dalam dua varian: Standard Range dibanderol Rp 155.000.000 dan Long Range di angka Rp 175.000.000 (OTR Jakarta). Dengan rentang harga tersebut, Aira ev langsung bersaing dengan para pemain lama di segmen city car listrik, sekaligus membuka segmen baru untuk konsumen yang selama ini ragu beralih ke EV karena harga.

Bukan Sekadar "Air" — Desain Neo Classic yang Lebih Dewasa dari Ekspektasi

Nama Aira diambil dari kata "Air" yang berarti udara, melambangkan fleksibilitas dan kenyamanan. Namun dari segi visual, mobil ini terasa lebih solid dari sekadar interpretasi nama tersebut. Gaya Neo Classic yang dipadukan dengan Ring Light Design LED di bagian depan dan belakang memberi kesan mobil yang lebih besar dari dimensi sebenarnya.

Di atas kertas, radius putar 4,5 meter adalah angka yang patut diperhatikan. Ini berarti manuver di gang sempit atau putar balik di jalan perumahan akan jauh lebih mudah dibanding mobil listrik sekelasnya yang rata-rata berada di angka 4,8-5,0 meter. Kami menilai ini salah satu fitur paling relevan untuk pengguna di kota besar seperti Jakarta, Bandung, atau Surabaya.

Interior Fun Pod: Luas, Tapi Perlu Cek Kualitas Material Secara Langsung

Kabin dengan konsep Fun Pod dan nuansa Cookies & Cream terasa lapang untuk ukuran city car. Konfigurasi empat pintu membuat akses ke kursi belakang jauh lebih praktis — ini nilai jual besar yang sering diabaikan kompetitor yang masih memakai desain dual-door.

Kapasitas bagasi disebut mencapai 838 liter. Angka ini sangat besar untuk kelas city car, bahkan mendekati segmen crossover. Namun, perlu kami garis bawahi bahwa angka tersebut kemungkinan besar dihitung dengan kursi baris kedua dilipat. Untuk penggunaan harian dengan kursi tegak, kapasitasnya akan berkurang signifikan — ini catatan yang perlu Anda konfirmasi langsung ke dealer jika kebutuhan utama Anda adalah membawa barang bawaan besar setiap hari.

Fitur Unggulan: IoV dan Smartphone Interconnection Jadi Pembeda

Wuling menyematkan layar kontrol 10,1-inch dengan Smartphone Interconnection serta Internet of Vehicle (IoV). Melalui aplikasi MyWuling+, pemilik bisa mengakses berbagai fungsi kendaraan dari jarak jauh. Di kelas harga Rp 155-175 juta, fitur konektivitas ini jarang ditemukan dan menjadi salah satu alasan kuat memilih Aira ev dibanding kompetitor.

Fitur keamanan juga terbilang lengkap: Dual SRS Airbag, ESC, HHC, ABS, EBD, Electronic Parking Brake (EPB), Auto Vehicle Hold (AVH), dan TPMS. Yang perlu digarisbawahi, struktur bodi mengandalkan 60% High-Strength Steel dan baterai dilindungi teknologi Magic Battery Pro. Ini adalah standar keselamatan yang serius untuk mobil di segmen entry-level.

Charging dan Baterai: Fast Charging 35 Menit, Tapi Perhatikan Kebutuhan Harian Anda

Klaim jarak tempuh 301 km untuk varian Long Range menggunakan standar CLTC (China Light-Duty Vehicle Test Cycle). Standar ini cenderung lebih optimistis dibanding WLTP atau NEDC. Dalam kondisi nyata campuran macet dan tol, ekspektasi realistis jarak tempuh Long Range kemungkinan berada di kisaran 240-260 km. Untuk varian Standard Range dengan klaim 205 km, angka real-world-nya mungkin sekitar 160-180 km.

DC Fast Charging mampu mengisi baterai dari 30% ke 80% dalam sekitar 35 menit. Ini cukup kompeten untuk mobil di kelasnya. Namun, jika Anda tidak memiliki charger rumah dan mengandalkan SPKLU umum, perlu dihitung ulang biaya dan waktu tunggunya — ini pertimbangan penting sebelum memutuskan membeli EV pertama.

Program Pembelian GIIAS: Lifetime Warranty dan Deal n Drive

Selama GIIAS 2026, Wuling menawarkan paket menarik: Free Lifetime EV Core Components Warranty dan gratis asuransi satu tahun untuk pembelian tunai maupun kredit. Ada juga shopping voucher hingga Rp 2.000.000.

Untuk varian Long Range, program Deal n Drive memungkinkan konsumen membawa pulang mobil di hari yang sama setelah persyaratan terpenuhi. Program ini jelas dirancang untuk mendorong pembelian impulsif di pameran — pastikan Anda sudah benar-benar yakin dengan keputusan sebelum memanfaatkan fasilitas ini.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

  • Jarak tempuh real-world: Standar CLTC biasanya 10-15% lebih tinggi dari kondisi nyata. Jangan berpatokan pada angka 301 km untuk perjalanan antar kota.
  • Harga belum termasuk biaya lain: Angka Rp 155 juta dan Rp 175 juta adalah harga OTR Jakarta, belum termasuk biaya pemasangan charger rumah yang bisa mencapai Rp 5-15 juta tergantung daya listrik rumah Anda.
  • Ketersediaan layanan purna jual: Pastikan dealer Wuling di kota Anda memiliki teknisi bersertifikat untuk EV dan ketersediaan suku cadang baterai.
  • Warna terbatas: Hanya ada tiga pilihan — Starry Black, Galaxy Blue, dan Milk Tea. Tidak ada opsi warna cerah atau two-tone yang lebih berani.

Verdict Awal: Kandidat Kuat City Car Listrik, Tapi Tunggu Uji Jalan

Aira ev datang dengan paket yang sangat menggoda: harga kompetitif, fitur IoV, radius putar lincah, dan garansi lifetime untuk komponen inti. Untuk pengguna yang 90% waktunya berkendara di dalam kota dan memiliki akses charging di rumah, mobil ini layak masuk daftar teratas.

Namun, kami belum bisa memberikan rekomendasi final. Perilaku berkendara, kualitas peredaman kabin, dan konsumsi energi real-world adalah faktor penentu yang hanya bisa dijawab lewat pengujian lebih lama. Pantau terus kanal kami untuk review lengkap setelah kami mendapatkan unit tes di jalan raya Jakarta.

Reporter: Said Fauzi
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top