SUMATERA UTARA —
Putin menyatakan pembangunan industri dan infrastruktur di Timur Jauh serta Arktik harus berjalan beriringan dengan standar lingkungan yang ketat. Ia menegaskan pengurangan emisi berbahaya di pusat-pusat industri Timur Jauh akan terus menjadi prioritas.
"Upaya besar-besaran pembersihan Arktik akan terus berlanjut," kata Putin dalam pidatonya di forum tersebut.
Perhatian pemerintah juga diarahkan pada perlindungan ekosistem rentan. Putin menyebut tiga kawasan prioritas: Danau Baikal—danau air tawar terbesar di dunia—serta daerah aliran Sungai Amur dan Sungai Lena.
Perlindungan satwa langka turut masuk agenda lingkungan pemerintah Rusia. Dua spesies kucing besar yang menjadi perhatian adalah harimau Amur dan macan tutul Timur Jauh, yang habitatnya berada di kawasan hutan Timur Jauh Rusia.
Putin bahkan menyempatkan diri bercerita tentang pengalamannya bertemu langsung dengan salah satu satwa tersebut. Saat berkunjung ke kawasan konservasi, seekor harimau berjalan tenang di depan kendaraannya. Putin menyebut satwa itu sebagai "penguasa taiga" dalam ceritanya di forum ekonomi tersebut.
Putin menekankan bahwa perlindungan lingkungan bukan program yang berdiri sendiri. Kebijakan ini dirancang sebagai bagian terpadu dari strategi pembangunan kawasan Timur Jauh dan Arktik.
Strategi tersebut mencakup proyek industri, pengembangan pariwisata, pembangunan perumahan, serta peningkatan infrastruktur. Eastern Economic Forum sendiri merupakan agenda tahunan yang digelar Pemerintah Rusia sejak 2015 untuk menarik investasi dan membahas pengembangan kawasan Timur Jauh.
Forum ini menjadi salah satu platform utama Rusia untuk memamerkan potensi ekonomi kawasan timurnya kepada investor Asia-Pasifik. Meski demikian, pemerintah Rusia belum merinci secara spesifik jadwal pelaksanaan, alokasi anggaran, maupun mekanisme pengawasan program pembersihan Arktik tersebut.
"Yang jelas, kebijakan lingkungan akan menjadi fondasi yang tidak bisa ditawar dalam setiap proyek pembangunan yang berjalan di kawasan itu," kata Putin.