SUMATERA UTARA — Artikel ini adalah analisis dari data spesifikasi dan benchmark yang beredar, bukan hasil uji jangka panjang di meja redaksi. Kami menyusun perbandingan ini untuk membantu kamu yang sedang mempertimbangkan membeli flagship bekas atau new old stock (NOS) di tahun 2026, di mana ketiga perangkat ini sudah turun harga dari banderol awalnya.
Di atas kertas, Galaxy S23 Ultra adalah rajanya. Chipset Snapdragon 8 Gen 2 for Galaxy yang di-overclock menghasilkan skor AnTuTu total 1.683.514, jauh meninggalkan iPhone 15 Plus (1.543.845) dan Galaxy Z Fold4 yang cuma 782.767 poin. Skor CPU S23 Ultra juga unggul: 554.596 vs 436.143 milik iPhone.
Artinya untuk gaming berat dan rendering, S23 Ultra masih jadi pilihan paling aman di 2026. GPU Adreno 740-nya terbukti sanggup menjalankan game setting tertinggi tanpa throttle berarti. Namun, ada catatan penting: A16 Bionic di iPhone 15 Plus jauh lebih efisien. Itu sebabnya baterai 4383 mAh milik iPhone bisa bertahan sepadan dengan S23 Ultra yang kapasitasnya 5000 mAh.
Ini titik terlemah iPhone 15 Plus. Di harga yang dulu dipatok Rp 16 jutaan, Apple masih berani memasang panel 60Hz. Membandingkannya dengan Dynamic AMOLED 2X 6.8 inci 120Hz milik S23 Ultra—yang punya kecerahan puncak 1750 nits dan kerapatan 500 ppi—terasa seperti membandingkan mobil sport dengan transmisi manual 4 percepatan. Di bawah sinar matahari langsung, perbedaan visibilitasnya sangat terasa.
Galaxy Z Fold4 punya keunikan layar lipat 7.6 inci, tapi kerapatan pikselnya cuma 373 ppi. Hasilnya, teks dan gambar terlihat kurang tajam jika dibandingkan secara berdampingan dengan S23 Ultra. Bobot Z Fold4 yang 263 gram juga terasa seperti membawa tablet kecil di saku, kurang ergonomis untuk penggunaan satu tangan dalam waktu lama.
Di sektor ini, S23 Ultra seperti membawa senjata pemusnah massal. Sensor utama 200 MP dengan aperture f/1.7, didukung dua lensa telefoto (3x dan 10x optical) serta ultrawide 120°. Skor DxOMark 140 untuk kamera dan 141 untuk selfie mengonfirmasi kualitasnya. Kamu bisa memotret bulan atau objek jauh dengan detail yang tidak bisa didekati dua pesaingnya.
iPhone 15 Plus hanya punya dua lensa—wide 48 MP dan ultrawide 120°—tanpa zoom optik sama sekali. Meski skor DxOMark-nya lebih tinggi (145) berkat Smart HDR dan Deep Fusion yang menghasilkan foto komputasional konsisten, keterbatasan ini terasa sekali saat kamu ingin memotret subjek jauh. Z Fold4 justru jadi ironi: skor DxOMark 124 membuat kameranya kalah dari iPhone 12 Pro yang dirilis bertahun-tahun sebelumnya. Untuk perekaman video, iPhone 15 Plus tetap juara dengan dukungan Dolby Vision HDR hingga 60fps.
Jangan berharap ada teknologi charging 100W+ di sini. Ketiganya jelas kalah dari kompetitor China yang bisa cas kilat dalam 15 menit. Z Fold4 jadi yang paling menyedihkan dengan baterai 4400 mAh dan fast charging 25W—di tahun 2026, ini seperti mengisi bak mandi pakai gayung. iPhone 15 Plus sedikit lebih baik berkat efisiensi chipnya, tapi charging 20W-nya tetap membuat kamu menunggu lama.
S23 Ultra dengan baterai 5000 mAh dan charging 45W adalah yang paling praktis, mampu mengisi 65% dalam 30 menit. Ketiganya sama-sama mendukung wireless charging 15W dan reverse wireless charging untuk mengisi earbuds, jadi fitur itu tidak bisa jadi pembeda.
Kalau kamu tipe yang memegang ponsel lebih dari tiga tahun, iPhone 15 Plus adalah pemenang mutlak. Apple menjanjikan pembaruan hingga iOS 26.5—artinya sekitar 5 tahun support. S23 Ultra dengan Android 13 dan One UI 8.5 hanya dijanjikan 4 tahun update, jadi akan berhenti di Android 17. Z Fold4 yang mulai dari Android 12L jelas paling pendek masa dukungannya.
Soal transfer data, ada jebakan di iPhone 15 Plus. Port USB-C-nya masih berstandar 2.0 dengan kecepatan transfer cuma 480Mbps. S23 Ultra dan Z Fold4 sudah memakai USB 3.2 yang 10x lebih cepat. Ini krusial kalau kamu sering memindahkan video 4K atau 8K berukuran besar ke PC.
Galaxy Z Fold4 adalah produk yang paling tidak kami rekomendasikan. Bukan karena jelek, tapi karena harga bekasnya masih tidak sebanding dengan kompromi yang harus dibayar—kamera inferior, baterai kecil, dan bobot berat. iPhone 15 Plus baru layak dipilih jika kamu sudah terikat ekosistem Apple dan prioritas utamanya adalah umur software panjang serta kualitas video.
Untuk kebanyakan orang, S23 Ultra adalah pilihan paling rasional. Performa tertinggi, kamera paling fleksibel, layar terbaik, dan di pasar NOS/bekas 2026, harganya justru lebih murah dari iPhone 15 Plus. Keputusan akhir kembali ke kebutuhanmu: S23 Ultra untuk mereka yang butuh tool serba bisa, iPhone untuk yang mencari ketenangan update software, dan Z Fold4 hanya untuk yang benar-benar menginginkan fleksibilitas layar lipat dengan segala kekurangannya.