TAPANULI TENGAH — Banjir kembali merendam sejumlah kawasan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Rabu (3/12/2025). Sebanyak 37 warga dievakuasi setelah air masuk ke permukiman di Lingkungan VIII, Kecamatan Sarudik.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Tengah mencatat kenaikan debit air terjadi di beberapa titik sungai secara bersamaan. Selain Sarudik, banjir juga melanda Kecamatan Badiri setelah debit Sungai Lopian meningkat.
Hujan deras di Kecamatan Sarudik dilaporkan mulai turun sekitar pukul 15.41 WIB. Sekitar pukul 17.05 WIB, debit Sungai Sarudik meningkat hingga sekitar dua meter.
Air kemudian memasuki rumah warga di Lingkungan VIII. Sebagian warga memilih melakukan evakuasi secara mandiri ke lokasi yang lebih aman.
Di Kecamatan Badiri, BPBD mencatat debit Sungai Lopian naik sekitar 60 sentimeter pada pukul 15.45–15.50 WIB. Air lantas meluap ke jalan raya.
Genangan di kawasan tersebut mencapai lutut orang dewasa. Kondisi itu mengganggu lalu lintas di sekitar simpang Gereja GPDI hingga kendaraan roda dua dan roda empat tidak dapat melintas.
Banjir juga menggenangi sejumlah akses jalan utama di Tapanuli Tengah. Ruas Tambah Udang–Muara Nibung, Pandan, tergenang sekitar 30 sentimeter pada pukul 16.58 WIB sehingga arus lalu lintas tersendat.
Jalan Jenderal Feisal Tanjung menuju Kantor BPBD Tapanuli Tengah juga tergenang hingga setinggi lutut orang dewasa sekitar pukul 16.52 WIB.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan tambahan soal jumlah rumah terdampak maupun potensi kenaikan debit sungai susulan di wilayah lain.