SUNGGAL — Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang Dedi Maswardy memimpin peletakan batu pertama empat proyek infrastruktur di Kecamatan Sunggal, Kamis (17/9/2026). Keempat proyek itu tersebar di beberapa titik, mulai dari fasilitas kesehatan hingga penanda batas wilayah.
Dua proyek dibangun di Desa Medan Krio, yakni Puskesmas Medan Krio dan Alun-Alun Kecamatan Sunggal. Sisanya, Tugu Sei Semayang di Jalan Orde Baru, Simpang Mandiri menuju Gerbang Tol Semayang, serta Gapura Perbatasan Deli Serdang-Binjai di Jalan Medan-Binjai Km 16,5.
Puskesmas Medan Krio dan Alun-Alun Kecamatan Sunggal menempati lokasi yang sama di Desa Medan Krio. Sementara Tugu Sei Semayang dibangun di Jalan Orde Baru, tepat di Simpang Mandiri menuju Gerbang Tol Semayang.
Gapura Perbatasan Deli Serdang-Binjai berdiri di Jalan Medan-Binjai Km 16,5. Posisinya menandai batas administratif antara Kabupaten Deli Serdang dan Kota Binjai.
Dedi menyebut pembangunan berbagai fasilitas tersebut merupakan bagian dari program Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
"Pembangunan ini merupakan bagian dari program Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Melalui pembangunan fasilitas kesehatan, ruang publik dan sarana pendukung lainnya, kita berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus derajat kesehatan masyarakat," kata Dedi.
Pemerintah daerah, lanjutnya, terus berupaya menghadirkan infrastruktur yang bisa dimanfaatkan masyarakat secara luas dan berkelanjutan.
Selain manfaat fisik, Dedi menyebut proyek-proyek tersebut diarahkan memberi dampak ekonomi bagi warga sekitar. Pemkab Deli Serdang melibatkan masyarakat dari kelompok desil 1 hingga desil 5 dalam pelaksanaan pembangunan.
"Ini salah satu program Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang dalam rangka meningkatkan kesempatan kerja dan menekan tingkat pengangguran terbuka. Pada setiap proyek infrastruktur, kami mempekerjakan masyarakat yang berada pada kelompok desil 1 sampai desil 5 sehingga mereka memperoleh penghasilan dari kegiatan pembangunan yang berlangsung," ujarnya.
Langkah itu diharapkan menambah penghasilan warga sekaligus memperkuat manfaat pembangunan yang dirasakan langsung di tingkat desa.
Dedi menilai keberadaan Gapura Perbatasan Deli Serdang-Binjai dan Tugu Sei Semayang penting sebagai penanda identitas wilayah sekaligus memperkuat citra daerah.
"Gapura ini menjadi penanda batas wilayah antara Deli Serdang dan Binjai. Dengan adanya gapura, masyarakat maupun pengguna jalan akan mengetahui bahwa mereka telah memasuki wilayah Kabupaten Deli Serdang dan juga pembangunan Tugu Sei Semayang dibangun dengan harapan dapat menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap daerahnya," pungkasnya.
Dedi mengingatkan agar seluruh fasilitas yang dibangun nantinya dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Menurutnya, infrastruktur yang dibangun harus bisa dinikmati secara berkelanjutan.
"Ketika pembangunan selesai dan diresmikan, kami berharap seluruh masyarakat ikut menjaga fasilitas umum ini. Infrastruktur yang dibangun harus bisa dinikmati secara berkelanjutan dan kualitasnya terus ditingkatkan melalui partisipasi masyarakat," tuturnya.
Peletakan batu pertama itu turut dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah terkait, Camat Sunggal M Guntur Endar Bumi Nasution, serta para kepala desa.