15 Mahasiswa Teknik UMA Berangkat Magang ke Jepang, 7 dari Teknik Mesin dan 8 Teknik Industri

Penulis: Tengku Syafri  •  Selasa, 22 September 2026 | 11:31:31 WIB
Rektor UMA memimpin pelepasan 15 mahasiswa peserta program magang Jepang di Medan.

MEDAN — Rombongan terdiri dari tujuh mahasiswa Teknik Mesin dan delapan mahasiswa Teknik Industri. Seluruh peserta sebelumnya telah menuntaskan tahapan administrasi dan persiapan keberangkatan sebelum dijadwalkan menyusul ke Yorozu Oita Co., Ltd.

Rektor UMA Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., memimpin acara pelepasan. Ia didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Inovasi dan Alumni Dr. Walid Musthafa S, S.Sos., M.I.P., serta Wakil Rektor Bidang Riset, Bisnis dan Kemitraan Ahmad Rafiki, BBA (Hons), MMgt, Ph.D., CIMA.

Penyematan Almamater Tandai Keberangkatan

Salah satu rangkaian acara adalah penyematan almamater kepada dua perwakilan mahasiswa peserta program. Penyematan itu menjadi simbol pelepasan sekaligus amanah membawa nama baik UMA selama menjalani program di Jepang.

Program JWB Batch III menempatkan mahasiswa di lingkungan industri Yorozu Oita Co., Ltd. Bagi mahasiswa Teknik Mesin dan Teknik Industri, pengalaman di perusahaan tersebut diharapkan mempertemukan pengetahuan kampus dengan praktik kerja sesungguhnya.

Alasan UMA Kirim Mahasiswa ke Jepang

Rektor UMA menilai pengalaman internasional berperan penting membentuk kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja yang semakin terbuka dan kompetitif. Menurutnya, penguasaan pengetahuan teknis dari bangku kuliah saja tidak cukup.

Mahasiswa juga perlu memiliki kemampuan beradaptasi, kemandirian, kedisiplinan, komunikasi, dan wawasan global. Selama di Jepang, mereka akan berhadapan langsung dengan budaya kerja, disiplin, komunikasi, serta pola kerja yang berbeda.

"Program magang internasional ini menjadi salah satu langkah strategis UMA untuk memperluas pengalaman mahasiswa melalui kegiatan di luar negeri. Kami berharap mereka mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru yang dapat menjadi bekal menghadapi dunia kerja global," ujar Dadan.

Pesan Rektor Sebelum Mahasiswa Berangkat

Dadan berpesan agar para mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin. Mereka diharapkan tidak hanya fokus pada pekerjaan, tetapi juga belajar memahami budaya dan etos kerja serta membangun jejaring internasional.

"Dengan keberangkatan ini, kami berharap para mahasiswa dapat kembali membawa pengalaman, pengetahuan, dan wawasan baru yang nantinya memberikan manfaat bagi pengembangan diri, program studi, fakultas, dan universitas," katanya.

Program JWB Batch III menjadi bagian dari upaya UMA memperkuat pengalaman internasional mahasiswa sekaligus mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi. Langkah ini sejalan dengan visi UMA sebagai Green Digital University yang berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global.

Reporter: Tengku Syafri
Sumber: asaberita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top