Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang di Medan dan Padang. Prakirawan BMKG Lintang menyebut cuaca kering masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia karena musim kemarau yang diperkuat El Nino. Sebanyak 17 kota besar lain diprakirakan hanya mengalami hujan ringan.
MEDAN — BMKG memprakirakan Kota Medan dan Padang berpotensi dilanda hujan sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Peringatan dini berlaku untuk hari ini, berdasarkan pantauan Prakirawan BMKG Lintang di laman resmi lembaga tersebut.
Kondisi cuaca kering masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia seiring berlangsungnya musim kemarau yang diperkuat El Nino. Fenomena itu mengurangi potensi pertumbuhan awan hujan di banyak daerah.
Dua kota besar yang masuk kategori waspada hujan sedang hingga sangat lebat adalah Medan dan Padang. Warga di kedua wilayah diminta mewaspadai kemungkinan petir dan angin kencang yang menyertai hujan.
BMKG juga memprakirakan 17 kota besar lain hanya mengalami hujan ringan. Wilayah tersebut meliputi Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bandung, Pontianak, Tanjung Selor, Mamuju, Palu, Kendari, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya.
Sejumlah kota besar diprakirakan hanya berawan sepanjang hari, yakni Aceh, Pekanbaru, Semarang, Surabaya, Denpasar, Makassar, Gorontalo, Manado, Ambon, Kupang, dan Merauke.
Pola cuaca yang bervariasi ini menunjukkan musim kemarau tidak sepenuhnya menekan pertumbuhan awan hujan di seluruh wilayah. Beberapa daerah tetap berpotensi diguyur hujan dengan intensitas beragam.
BMKG memprakirakan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di Selat Malaka bagian utara, Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Sumbawa, Laut Banda, Laut Arafuru, serta Samudera Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat.
Gelombang lebih tinggi, 2,5 hingga 4 meter, diprakirakan muncul di Samudera Hindia barat Aceh hingga Lampung dan sebelah selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur (NTT). Nelayan dan pengguna transportasi laut di wilayah tersebut perlu meningkatkan kewaspadaan.
BMKG mengimbau masyarakat memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala, terutama bagi warga di daerah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang.