SUMATERA UTARA — PT Hero Global Investment Tbk (HGII) meraih penghargaan Best Infrastructures Sector - IDX Development Board dalam EmitenNews Capital Market Excellence Awards 2026 di Jakarta, Rabu (23/9/2026). Penghargaan ini menempatkan emiten energi baru terbarukan itu di antara 48 perusahaan dari 12 sektor yang dinilai memiliki fundamental dan kepatuhan terbaik di Bursa Efek Indonesia.
Penghargaan diserahkan dalam acara yang berlangsung di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, dengan mengusung tema "Connecting Leaders, Championing Growth" dan semangat "A Decade of Leadership". Ajang ini menjangkau emiten dari berbagai sektor dan papan pencatatan di BEI, dan tahun ini memilih 48 emiten dari 12 sektor sebagai penerima penghargaan.
HGII merupakan perusahaan publik yang bergerak di sektor energi baru terbarukan (EBT). Penghargaan sektoral ini diberikan kepada emiten yang dinilai memiliki kinerja dan fundamental kuat di sektor infrastruktur.
Penilaian Best Infrastructures Sector dilakukan melalui analisis fundamental dan evaluasi kepatuhan emiten selama satu tahun terakhir. Dewan juri membandingkan perusahaan secara apple-to-apple berdasarkan sektor dan papan pencatatan, sehingga emiten di papan pengembangan tidak diadu langsung dengan emiten papan utama.
Hasil metodologi penjurian dan analisis diserahkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai bentuk laporan Pasardana. HGII menerima hasil penilaian berdasarkan lima indikator utama, yaitu performa keuangan dan valuasi, kontribusi dividen, kepercayaan investor institusi, porsi saham publik (free float), serta reputasi dan kepatuhan perusahaan.
Dari sisi fundamental, penilaian mencakup pertumbuhan aset, ekuitas, penjualan, dan laba, serta berbagai rasio keuangan seperti profitabilitas, likuiditas, struktur utang, dan valuasi. Sementara aspek kepatuhan mencakup rekam jejak tata kelola dan kepatuhan terhadap ketentuan pasar modal.
Kombinasi kedua aspek ini membuat penghargaan tidak sekadar menilai besarnya laba, tetapi juga konsistensi emiten menjaga kinerja dan mematuhi aturan otoritas. Bagi HGII, capaian ini menjadi sinyal bahwa perusahaan dinilai mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan tata kelola.
Penghargaan di sektor infrastruktur ini relevan dengan posisi HGII di bisnis energi terbarukan, sektor yang tengah menjadi perhatian pasar modal Indonesia seiring dorongan transisi energi. Bagi investor, pengakuan dari lembaga penilai independen menjadi salah satu pertimbangan tambahan dalam menilai kualitas emiten, terutama di papan pengembangan yang sering dianggap lebih berisiko.
Dengan masuk dalam daftar 48 emiten terpilih dari 12 sektor, HGII berada di antara perusahaan yang dinilai lolos standar fundamental dan kepatuhan versi ajang ini. Posisi tersebut memberi modal reputasi bagi perusahaan dalam menghadapi persaingan di pasar modal dan memperkuat bisnis energi terbarukan ke depan.