Pokjaluh Sumut Perkuat Koordinasi Penyuluh Agama Lintas Kecamatan di Medan, Dorong Program Kemenag Berdampak

Penulis: Zulfahmi Rasyid  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:32:02 WIB
Sekretaris Umum Pokjaluh Sumut Ahmad Bulyan Nasution memimpin rapat penguatan koordinasi penyuluh agama lintas kecamatan di Medan.

MEDAN — Sekretaris Umum Pokjaluh Sumut, Ahmad Bulyan Nasution, memimpin langsung penguatan koordinasi tersebut bersama jajaran pengurus. Ia menekankan bahwa semangat Hari Kesaktian Pancasila menjadi pijakan untuk menghidupkan kembali program pembinaan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kecamatan.

Menurut Ahmad Bulyan, keberadaan penyuluh harus terasa manfaatnya oleh umat, bukan sekadar menjalankan tugas kedinasan. Ia mendorong pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis dalam setiap pembinaan.

Penyuluh Diminta Aktif Jadi Penggerak Perubahan

Ahmad Bulyan menyatakan bahwa Penyuluh Agama perlu mengambil peran lebih besar di tengah masyarakat. Peran itu mencakup penyampaian pesan keagamaan yang moderat, pembangunan kerukunan, hingga peningkatan kualitas kehidupan beragama warga.

"Penyuluh Agama harus hadir di tengah masyarakat dan tidak hanya menjalankan tugas administratif. Kita perlu menghidupkan kembali program-program pembinaan dan pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sehingga keberadaan Penyuluh Agama benar-benar memberikan dampak," ujar Ahmad Bulyan.

Ia menambahkan bahwa kehadiran penyuluh perlu diperluas dari pelaksanaan tugas rutin menjadi pendampingan yang mampu menjawab persoalan keagamaan dan sosial di masyarakat.

Koordinasi Lintas Kecamatan Jadi Kunci Program Tepat Sasaran

Rapat koordinasi lintas kecamatan disebut menjadi bagian penting dalam menyusun program kerja yang lebih terarah. Melalui forum itu, para penyuluh dapat saling bertukar gagasan dan memperkuat kolaborasi antarwilayah.

Pokjaluh Sumut menilai koordinasi berkelanjutan diperlukan agar program kerja sejalan dengan Asta Cita dan terwujudnya Kemenag Berdampak. Penyuluh diharapkan tidak hanya aktif secara administratif, tetapi juga mendorong masyarakat agar semakin berdaya dan mandiri.

Program pembinaan yang dihidupkan kembali menyasar kebutuhan nyata umat di masing-masing kecamatan. Penyesuaian program dengan kondisi sosial tiap wilayah menjadi pertimbangan utama dalam penyusunannya.

Peran Strategis Penyuluh dalam Kerukunan dan Pemberdayaan

Pokjaluh Sumatera Utara memiliki posisi strategis dalam mendukung tugas Kementerian Agama. Penguatan peran Penyuluh Agama diarahkan pada penyampaian pesan keagamaan moderat dan peningkatan kerukunan antarwarga.

Selain aspek keagamaan, penyuluh juga didorong menyentuh sisi pemberdayaan masyarakat. Pendekatan yang mengedepankan edukasi dan persuasi dinilai lebih efektif menjangkau warga di tingkat kecamatan.

Melalui koordinasi yang berkelanjutan, Pokjaluh Sumut berharap langkah bersama para penyuluh dapat memperkuat kolaborasi lintas wilayah. Program yang disusun diharapkan berdampak langsung bagi kehidupan beragama dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara.

Reporter: Zulfahmi Rasyid
Sumber: kemenagkotamedan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top