InJourney Airports Siapkan 3 Bandara Layani MotoGP Mandalika 2026

Penulis: Said Fauzi  •  Minggu, 04 Oktober 2026 | 09:07:01 WIB
InJourney Airports menyiapkan tiga bandara untuk mendukung gelaran MotoGP Mandalika 2026.

SUMATERA UTARA — InJourney Airports menyiapkan tiga bandara utama untuk mendukung gelaran MotoGP Mandalika di Lombok pada 9-11 Oktober 2026. Bandara Zainuddin Abdul Madjid Lombok diproyeksikan melayani 98.670 penumpang selama periode 5-15 Oktober 2026, dengan puncak arus pada 12 Oktober mencapai 9.600 penumpang.

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports memastikan seluruh bandara dalam jaringan mereka siap melayani lonjakan penumpang selama perhelatan MotoGP Mandalika. Selain Bandara Zainuddin Abdul Madjid Lombok sebagai pintu gerbang utama, dua bandara lain yang disiagakan adalah Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dan Bandara Soekarno-Hatta Tangerang.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi menyatakan Bandara Zainuddin Abdul Madjid menjadi titik masuk utama bagi kru tim, pebalap, serta wisatawan nusantara dan mancanegara yang menuju Sirkuit Mandalika. Persiapan dilakukan jauh sebelum periode balapan dimulai.

Proyeksi Lonjakan Penumpang di Bandara Lombok

Selama periode 5-15 Oktober 2026, pergerakan penumpang di Bandara Zainuddin Abdul Madjid diproyeksikan mencapai 98.670 orang. Pahlevi memperkirakan puncak arus terjadi pada 12 Oktober 2026 dengan sekitar 9.600 penumpang, disusul 11 Oktober sebanyak 9.300 penumpang, lalu 9 Oktober sekitar 8.600 penumpang, dan 10 Oktober sekitar 7.600 penumpang.

Angka-angka itu menunjukkan beban operasional yang tidak kecil bagi bandara di Lombok. Total pergerakan pesawat selama periode tersebut diperkirakan mencapai 1.046 penerbangan.

Tambahan 66 Penerbangan untuk Antisipasi Permintaan

Hingga 22 September 2026, Bandara Zainuddin Abdul Madjid bersama maskapai penerbangan telah menambah kapasitas kursi menuju dan dari Lombok melalui 66 penerbangan. Rinciannya, 48 penerbangan tambahan, 11 penerbangan sewa atau charter, 4 penerbangan dengan penggantian pesawat berukuran lebih besar, dan 3 positioning flight.

Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan kursi tetap memadai saat permintaan melonjak menjelang dan selama balapan. InJourney Airports menyatakan berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk maskapai, untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut.

"InJourney Airports berkolaborasi dengan seluruh stakeholders antara lain maskapai untuk mengakomodir permintaan yang ada, melalui penerbangan tambahan, penerbangan sewa, serta penggantian pesawat yang lebih besar untuk kapasitas kursi lebih banyak," ujar Pahlevi.

Dampak bagi Wisatawan dan Pelaku Usaha di Lombok

Bagi wisatawan yang hendak menyaksikan MotoGP Mandalika, penambahan kapasitas kursi ini memperbesar peluang mendapatkan tiket pesawat dengan harga lebih wajar. Maskapai juga mendapat ruang mengoperasikan pesawat berkapasitas lebih besar pada rute-rute menuju Lombok.

Pelaku usaha di sektor pariwisata, seperti perhotelan, transportasi lokal, dan kuliner, berpotensi merasakan limpahan kunjungan selama periode balapan. Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dan Soekarno-Hatta dipersiapkan sebagai penopang, mengingat sebagian wisatawan kemungkinan transit melalui kedua bandara tersebut sebelum melanjutkan perjalanan ke Lombok.

Kesiapan tiga bandara ini menjadi bagian dari rantai layanan yang menentukan kelancaran perhelatan MotoGP Mandalika. Dengan proyeksi hampir 100 ribu penumpang dan lebih dari seribu pergerakan pesawat, koordinasi antara pengelola bandara, maskapai, dan otoritas penerbangan menjadi kunci agar arus penumpang tetap terkendali.

Reporter: Said Fauzi
Sumber: ekonomi.republika.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top