Kabut Asap Selimuti Madina, Jarak Pandang di Kotanopan Turun jadi 500 Meter — 7 Tips Aman Berkendara Motor

Penulis: Wan Rizal  •  Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:32:01 WIB
Kabut asap menyelimuti Madina dan menurunkan jarak pandang di Kotanopan hingga 500 meter.

MADINA — PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di Sumatera Utara mengajak masyarakat lebih waspada dan mengutamakan keselamatan dengan menerapkan prinsip #cari_aman selama berkendara di tengah kabut asap. Instruktur Safety Riding PT Indako Trading Coy, Wan Muhammad Fahreza, menilai pengendara perlu menyesuaikan tata cara berkendara dengan kondisi lingkungan sekitar.

Kabut asap tidak hanya membatasi jarak pandang, tetapi juga berpotensi mengganggu pernapasan pengendara dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Warga yang mengandalkan sepeda motor untuk mobilitas harian menjadi kelompok paling terdampak.

Kurangi Kecepatan, Nyalakan Lampu Utama, Jaga Jarak Aman

Fahreza mengingatkan pengendara tidak memaksakan diri apabila jarak pandang sudah mulai terbatas. Ia menyarankan tiga langkah awal yang bisa langsung diterapkan begitu kabut mulai pekat.

“Dalam kondisi kabut asap, pengendara perlu mengurangi kecepatan, menyalakan lampu utama, dan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Hindari mendahului jika pandangan terbatas. Jika asap terlalu pekat hingga jalan sulit terlihat atau pernapasan mulai terganggu, sebaiknya hentikan perjalanan sementara di tempat yang aman,” ujar Fahreza.

Sebagai panduan lengkap, berikut tujuh tips berkendara aman yang bisa diterapkan pengendara sepeda motor di wilayah terdampak kabut asap.

1. Gunakan Perlengkapan Berkendara Sesuai Standar

Pengendara diimbau mengenakan helm berstandar SNI dengan visor bening, jaket, sarung tangan, serta sepatu. Penggunaan respirator seperti masker N95 yang terpasang rapat sangat disarankan untuk mengurangi paparan langsung partikel asap ke sistem pernapasan.

2. Kurangi Kecepatan Kendaraan

Laju kendaraan sebaiknya lebih pelan dari biasanya dan disesuaikan dengan jarak pandang serta kondisi jalan. Hindari pengereman mendadak agar sepeda motor tetap terkendali.

3. Nyalakan Lampu Utama

Pastikan lampu utama sepeda motor berfungsi optimal agar keberadaan kendaraan lebih mudah terlihat pengguna jalan lain. Hindari penggunaan lampu jauh karena dapat menyilaukan pengendara dari arah berlawanan.

4. Jaga Jarak Aman Antar Kendaraan

Beri jarak lebih jauh dengan kendaraan di depan agar tersedia ruang dan waktu cukup untuk bereaksi saat situasi mendadak. Jangan mengikuti kendaraan lain terlalu dekat karena objek di depan sulit terlihat akibat asap.

5. Hindari Tindakan Mendahului

Pengendara dilarang memaksakan diri menyalip kendaraan di depan saat jarak pandang terbatas. Tetaplah berada di jalur benar, perhatikan garis marka jalan, dan hindari manuver mendadak yang berisiko tinggi.

6. Segera Berhenti Jika Jarak Pandang Terlalu Buruk

Apabila jalan sudah sangat sulit terlihat, asap kian pekat, atau kondisi mata dan pernapasan mulai terganggu, sebaiknya menunda perjalanan. Menepilah ke tempat aman dan jauh dari arus lalu lintas, serta hindari berhenti mendadak di badan jalan.

7. Periksa Kondisi Teknis Sepeda Motor

Pastikan komponen vital seperti rem, ban, lampu utama, lampu belakang, hingga klakson berfungsi baik. Rencanakan rute perjalanan secara matang dan pantau perkembangan informasi kualitas udara terkini sebelum berangkat.

Kapan Kabut Asap Mulai Menyelimuti Madina?

Kabut asap dilaporkan menyelimuti sejumlah wilayah Sumatera Utara, termasuk Madina, sejak Rabu (14/10/2026). Hingga kini, kondisi tersebut masih menjadi perhatian serius terhadap keselamatan pengguna sepeda motor di jalan raya.

Fahreza berharap pengendara mampu menyesuaikan kecepatan, menjaga jarak pandang, dan menggunakan perlengkapan berkendara yang tepat demi mewujudkan prinsip #cari_aman di setiap perjalanan.

Reporter: Wan Rizal
Sumber: seputarsumut.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top