Pencarian

MUI Pusat: Potensi Ekonomi Syariah Indonesia Besar, tapi Umat Muslim Justru Terpinggirkan di Medan

Rabu, 17 Juni 2026 • 00:22:31 WIB
MUI Pusat: Potensi Ekonomi Syariah Indonesia Besar, tapi Umat Muslim Justru Terpinggirkan di Medan
Ketua MUI Pusat Bidang Ekonomi menyoroti minimnya peran umat Muslim dalam perekonomian nasional.

MEDAN — Ketua MUI Pusat Bidang Ekonomi M Azrul Tanjung menyoroti kondisi memprihatinkan di balik besarnya potensi ekonomi syariah di Indonesia. Meskipun negara ini memiliki penduduk muslim terbanyak, kontribusi dan peran umat Islam dalam perekonomian nasional justru minim.

"Mengapa di sektor perekonomian umat Islam menjadi yang terpinggirkan dibanding warga minoritas? Ini harus menjadi pertanyaan kita," ujar Azrul di hadapan para peserta seminar di Gedung MUI Sumut, Medan, Rabu (17/6/2026).

Bank Syariah di Medan Lebih Banyak Dimanfaatkan Non-Muslim

Salah satu fakta mengejutkan yang diungkap Azrul adalah soal pemanfaatan lembaga keuangan syariah di Medan. Menurut informasi yang ia terima, justru warga non-muslim yang lebih banyak menjadi nasabah bank syariah di ibu kota Provinsi Sumatera Utara tersebut.

"Bahkan menurut informasi diperoleh, sampai saat ini di Medan khususnya, yang banyak memanfaatkan bank syariah justru warga non muslim," kata Azrul.

Kondisi ini dinilai sebagai ironi di tengah mayoritas penduduk yang beragama Islam. Azrul menekankan bahwa umat Islam harus mulai bergerak bersama mengubah pola pikir dalam membangun ekonomi secara syariah.

Dakwah Ekonomi dan Perubahan Pola Pikir Umat

Azrul Tanjung menegaskan bahwa Islam adalah sistem hidup yang komprehensif. Ajaran Alquran, termasuk soal bisnis dan perdagangan, harus diimplementasikan dalam seluruh aspek kehidupan, tak terkecuali sistem perekonomian.

"Doktrin bisnis dalam Alquran jelas menyebutkan bahwa sektor perdagangan adalah satu di antara yang bisa menyelamatkan manusia, asalkan dilakukan secara benar dan sesuai aturan Islam seperti yang diajarkan Nabi Muhammad SAW," paparnya.

Untuk memasyarakatkan sistem ekonomi Islam, Azrul mendorong umat untuk berani menghadapi pasar secara ulet dan kafah. Menurutnya, jika umat muslim kompak dalam pergerakan ekonomi, bukan tidak mungkin Islam akan mampu mengendalikan pasar.

Langkah Konkret: Jadikan Ekonomi sebagai Isu Dakwah

Dalam paparannya, Azrul menawarkan sejumlah langkah strategis yang bisa dilakukan. Di antaranya, memperbanyak dakwah di bidang ekonomi Islam yang sesuai dengan tren terkini sehingga terus relevan dengan perkembangan zaman.

"Jadikan bidang ekonomi sebagai isu yang terus menarik dalam menghidupkan perekonomian masyarakat," pungkas Azrul.

Seminar yang digelar MUI Sumut ini diharapkan menjadi momentum bagi umat Islam di daerah untuk mulai serius mengelola potensi ekonomi syariah yang selama ini belum tergarap maksimal.

Bagikan
Sumber: orbitdigitaldaily.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks