MEDAN — Kunjungan Konsul Amerika Serikat untuk Sumatera Lisa Podolny bersama jajaran Kedutaan Besar Amerika Serikat diterima langsung Wakil Gubernur Surya. Dalam pertemuan itu, Pemprov Sumut memaparkan sejumlah sektor prioritas yang dinilai siap dikerjasamakan, mulai dari perdagangan, kemitraan dunia usaha, pendidikan tinggi, pengembangan sumber daya manusia, tanggap bencana, sampai penguatan keamanan maritim.
Posisi Sumatera Utara disebut sangat strategis karena berhadapan langsung dengan Selat Malaka dan Samudra Hindia. Letak itu menjadikan daerah ini pintu gerbang ekonomi kawasan barat Indonesia.
KEK Sei Mangkei dan Kawasan Industri Medan Jadi Tawaran Utama
Dua kawasan industri dipromosikan dalam pertemuan tersebut, yakni Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei dan Kawasan Industri Medan. KEK Sei Mangkei telah didukung fasilitas industri memadai yang terhubung dengan Pelabuhan Kuala Tanjung serta jalur tol.
Selain infrastruktur, Pemprov Sumut menonjolkan komoditas perkebunan unggulan daerah seperti kelapa sawit, kopi, dan kemenyan. Ketiga komoditas itu disebut sebagai nilai tambah yang bisa menarik minat investor Amerika Serikat.
“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen menjadi mitra yang terbuka, responsif, dan siap memperkuat kerja sama internasional yang memberikan nilai tambah bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Surya.
Pendidikan dan Kemanusiaan Jadi Modal Kerja Sama yang Sudah Berjalan
Lisa Podolny mengapresiasi kolaborasi yang telah terjalin selama ini, khususnya pada bidang pendidikan dan kemanusiaan. Pemerintah Amerika Serikat telah memberikan konsultasi pendidikan melalui EducationUSA di UMSU.
Selain itu, pelatihan guru digelar lewat program English Language Fellow di UNIMED, sementara beasiswa mikro ACCESS diberikan di USU. Program-program itu menjadi dasar kerja sama yang hendak diperluas ke sektor lain.
Pacific Partnership di Sibolga dan Tapanuli Tengah
Kerja sama di sektor kesiapsiagaan bencana diwujudkan melalui program Pacific Partnership milik Angkatan Laut Amerika Serikat. Program tersebut berlangsung di Sibolga dan Tapanuli Tengah.
Keterlibatan kedua daerah itu menunjukkan kerja sama bilateral tidak hanya menyentuh isu perdagangan dan investasi, tetapi juga penanganan bencana di wilayah pesisir.
Pertemuan di Kantor Gubernur Sumatera Utara itu sekaligus menjadi penanda akhir masa penugasan Lisa Podolny sebagai Konsul Amerika Serikat untuk Sumatera.