Pencarian

Wali Kota Medan Rico Waas Tinjau Puskesmas Glugur Darat, Target Rampung Minggu Ketiga Desember 2026

Sabtu, 26 September 2026 • 11:31:02 WIB
Wali Kota Medan Rico Waas Tinjau Puskesmas Glugur Darat, Target Rampung Minggu Ketiga Desember 2026
Wali Kota Medan Rico Waas meninjau pembangunan Puskesmas Glugur Darat yang ditargetkan rampung pada minggu ketiga Desember 2026.

MEDAN — Pembangunan Puskesmas Glugur Darat menyasar gedung dua lantai dengan luas sekitar 1.200 meter persegi. Selama proyek berjalan, pelayanan dipindahkan sementara ke Jalan Mustafa No. 4 Medan agar warga tetap terlayani.

Rico Waas menyebut pembenahan puskesmas tidak berhenti pada bangunan. Puskesmas, katanya, fasilitas kesehatan paling dekat dengan masyarakat.

"Kami ingin wajah dunia kesehatan Kota Medan ini jauh semakin baik lagi," kata Rico Waas.

Tiga Puskesmas Baru dan 28 Puskesmas Direhabilitasi

Selain Glugur Darat, Pemko Medan membangun Puskesmas Jalan Bunga Melati di Kecamatan Medan Tuntungan dan Puskesmas Jalan Rengas Pulau di Kecamatan Medan Marelan. Ketiganya dirancang dua lantai dengan luas sekitar 1.200 meter persegi.

Bangunan baru itu disiapkan dengan fasilitas IGD 24 jam. Fasilitas ini memberi pilihan penanganan awal saat warga menghadapi kondisi darurat.

"Kalau terjadi emergency, ada opsi apakah harus ke rumah sakit atau bisa ke Puskesmas yang memiliki IGD ini," ujarnya.

Rehabilitasi besar menyasar 28 puskesmas lain yang fasilitasnya dinilai belum nyaman. Rico menyoroti ruang tunggu hingga fasilitas pelayanan sebagai bagian yang perlu dibenahi.

Target Rampung Minggu Ketiga Desember 2026

Pemko Medan menargetkan seluruh pekerjaan fisik tiga puskesmas baru dan rehabilitasi 28 puskesmas rampung sebelum akhir tahun, tepatnya minggu ketiga Desember 2026. Rico mengingatkan pembangunan fisik harus dibarengi peningkatan mutu layanan.

"Jangan nanti sudah dibangun baru pelayanannya tidak bagus. Sayang sekali. Kami juga sambil merancang agar nantinya pelayanannya jauh lebih baik dengan fasilitas yang lebih baik," katanya.

Untuk tenaga kesehatan, jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing puskesmas. Pelatihan dan cara melayani masyarakat juga menjadi perhatian Pemko Medan.

"Yang terpenting kualitasnya yang kita tingkatkan. Cara melayaninya, dokter-dokternya apa kebutuhannya, apakah pelatihan yang lebih baik lagi, cara melayani masyarakatnya yang lebih baik lagi, itu yang kami mau," ujarnya.

IGD 24 Jam Dioperasikan Bertahap

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Surya Syahputra Pulungan menyebut pengoperasian IGD 24 jam butuh kesiapan SDM lengkap. Bukan hanya dokter, tetapi juga tenaga kesehatan pendukung, farmasi, dan pelayanan obat.

Karena itu, pengoperasian IGD 24 jam dilakukan bertahap dengan melihat kebutuhan dan kesiapan SDM di tiap puskesmas.

Rico Waas membuka ruang bagi warga melaporkan pelayanan tenaga kesehatan yang dinilai tidak baik. Evaluasi, katanya, tidak perlu menunggu pembangunan fisik selesai.

"Jangankan harus sudah selesai bangunannya, kalau sekarang pun tenaga medisnya tidak bagus, tinggal laporkan ke kita biar nanti diperiksa. Kita benahi," tegasnya.

Follow kabarsumut.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inimedanbung.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks