Pencarian

Dari Benih Padi ke Sepiring Nasi, Butuh 3-4 Bulan Lewat 4 Tahapan

Minggu, 27 September 2026 • 09:04:01 WIB
Dari Benih Padi ke Sepiring Nasi, Butuh 3-4 Bulan Lewat 4 Tahapan
Petani menyemai benih padi bersertifikat di lahan persemaian sebelum dipindahkan ke sawah.

SUMATERA UTARA — Sebutir benih padi memerlukan waktu sekitar tiga hingga empat bulan sebelum akhirnya tersaji sebagai sepiring nasi di meja makan. Proses panjang itu terbagi dalam empat tahapan utama, mulai dari fase pra-tanam hingga pemasakan, mengacu pada panduan standar teknis budidaya dan pascapanen Kementerian Pertanian serta Badan Pangan Nasional.

Setiap tahapan punya perlakuan berbeda terhadap tanaman. Mulai dari pemilihan benih, pengolahan lahan, penanaman, pemupukan, pengendalian hama, hingga panen dan penggilingan gabah menjadi beras.

Fase Pra-Tanam Jadi Penentu Kualitas Benih

Pada tahap awal, petani memilih benih padi yang sehat dan bersertifikat. Benih kemudian disemai di lahan persemaian sebelum dipindahkan ke sawah.

Pengolahan tanah dilakukan bersamaan dengan persiapan ini. Lahan dibajak dan digenangi air untuk menciptakan kondisi ideal bagi pertumbuhan akar padi.

Masa Tanam hingga Panen Berlangsung 3-4 Bulan

Setelah bibit berumur sekitar tiga pekan, petani memindahkannya ke sawah. Jarak tanam diatur agar tanaman mendapat cukup cahaya dan nutrisi.

Fase pemeliharaan menjadi periode paling krusial. Petani harus menjaga pasokan air, memberi pupuk berimbang, dan mengendalikan hama serta penyakit tanaman.

Panen biasanya dilakukan ketika bulir padi menguning dan kadar airnya turun. Gabah kemudian dijemur, digiling, dan diolah hingga menjadi beras siap konsumsi.

Rantai Pasok Beras Libatkan Banyak Pihak

Perjalanan tidak berhenti di petani. Beras melewati pedagang pengumpul, penggilingan, distributor, hingga akhirnya sampai ke pasar dan rumah tangga.

Badan Pangan Nasional menekankan pentingnya penanganan pascapanen yang tepat. Kesalahan pada tahap ini bisa menurunkan kualitas beras dan menambah susut hasil.

Bagi konsumen, memahami rantai ini menjelaskan mengapa harga beras di pasar dipengaruhi banyak faktor. Mulai dari cuaca, biaya pupuk, ongkos distribusi, hingga fluktuasi pasokan antardaerah.

Follow kabarsumut.co.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks