Brimob Polda Sumut Latih 106 Siswa SMP Varikas Maserati Medan Kepemimpinan dan Kedisiplinan

Penulis: Zulfahmi Rasyid  •  Kamis, 17 September 2026 | 17:44:32 WIB

Satuan Brimob Polda Sumut memberikan pembekalan kepemimpinan, kedisiplinan, dan tanggung jawab kepada 106 siswa SMP Varikas Maserati Intercultural School di Medan. Pelatihan dikemas secara edukatif dan interaktif dengan permainan edukatif serta pengenalan perlengkapan personel Brimob. Kegiatan itu menyasar generasi muda sebagai bekal membangun karakter dan kepemimpinan sehari-hari.

MEDAN — Kepala Subbagian Pembinaan dan Pelatihan Operasional Brimob Polda Sumut AKP Laurensius Siahaan menyebut pelatihan kepemimpinan itu menekankan pentingnya sikap disiplin bagi para siswa. Materi yang diberikan mencakup keberanian mengambil keputusan, tanggung jawab, komunikasi, kerja sama, serta kemampuan menjadi teladan bagi lingkungan sekitar.

"Selain itu, para siswa tersebut diberikan tentang keberanian mengambil keputusan, tanggung jawab, komunikasi, kerja sama, serta kemampuan menjadi teladan bagi lingkungan sekitar," ujar Laurensius di Medan, Rabu.

Pelatihan Dikemas Interaktif Lewat Permainan Edukatif

Laurensius menjelaskan pelatihan kepemimpinan tersebut dikemas secara edukatif dan interaktif. Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari maupun membangun karakter sebagai generasi penerus bangsa.

"Ditambah dengan mendapatkan pengalaman langsung yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam membangun karakter sebagai generasi penerus bangsa," ucapnya.

Suasana pelatihan berlangsung meriah melalui berbagai gim atau permainan edukatif. Permainan itu dirancang untuk membangun kekompakan, meningkatkan kemampuan komunikasi, melatih kerja sama tim, serta menumbuhkan percaya diri para peserta.

Pengenalan Perlengkapan dan Persenjataan Personel Brimob

Selain materi kepemimpinan, personel Brimob memberikan pengenalan terhadap berbagai perlengkapan dan persenjataan yang digunakan dalam tugas kepolisian. Laurensius menyebut pengenalan itu menjadi sarana edukasi mengenai fungsi perlengkapan dalam mendukung pelaksanaan tugas.

"Pengenalan tersebut menjadi sarana edukasi kepada para siswa mengenai fungsi perlengkapan dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus pentingnya penggunaan peralatan secara aman, profesional, dan sesuai ketentuan," ucapnya.

Membangun Kedekatan Brimob dengan Generasi Muda

Laurensius menilai rangkaian kegiatan selama pelatihan menjadi gambaran positif bahwa pembelajaran kepemimpinan dapat dikemas secara menarik, interaktif, dan dekat dengan dunia generasi muda. Menurutnya, Brimob Sumut hadir bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun kedekatan dengan generasi muda.

Nilai-nilai positif yang ditanamkan dalam pelatihan itu diharapkan menjadi bekal para siswa menuju masa depan. Kegiatan serupa dinilai relevan untuk memperkuat karakter generasi penerus bangsa sejak jenjang sekolah menengah pertama.

Reporter: Zulfahmi Rasyid
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top