BMKG Imbau Warga Sumut Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang Sepanjang Minggu

Penulis: Said Fauzi  •  Minggu, 20 September 2026 | 14:23:02 WIB

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan masyarakat Sumatera Utara akan potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah pada Minggu. Peringatan mencakup kawasan pantai timur, pantai barat, pegunungan, lereng timur, dan lereng barat yang berisiko memicu banjir serta longsor. BMKG juga mencatat potensi gelombang tinggi di perairan Sumut pada periode 19 hingga 22 September 2026.

MEDAN — Prakirawan BBMKG Wilayah I Putri Diana menyampaikan peringatan cuaca tersebut di Medan, Sabtu. Menurut dia, hujan dengan intensitas ringan sampai sedang berpeluang muncul di hampir seluruh wilayah Sumatera Utara.

"Diimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada hujan ringan hingga sedang disertai petir dan angin kencang di pantai timur, pantai barat, pegunungan, lereng timur dan lereng barat Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologis berupa banjir dan longsor," kata Putri Diana.

Pagi Berawan, Siang hingga Malam Berpotensi Hujan

Pada Minggu pagi, cuaca di Sumatera Utara umumnya berawan. Hujan ringan tetap berpeluang turun di Padanglawas Utara, Mandailing Natal, Nias, Nias Selatan, dan Padang Lawas.

Memasuki siang hingga sore, hujan ringan sampai sedang diperkirakan menyelimuti sebagian besar wilayah provinsi. Hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Padang Lawas.

Malam hari, hujan ringan masih mungkin turun di hampir seluruh wilayah Sumatera Utara. Dini hari diprediksi berawan, dengan peluang hujan ringan di Labuhanbatu Selatan, Langkat, Batubara, Deli Serdang, dan Serdang Bedagai.

Suhu 14–35 Derajat Celsius, Angin dari Tenggara ke Barat

Suhu udara rata-rata berkisar 14 hingga 35 derajat Celsius. Kelembaban udara tercatat 60 sampai 100 persen, sementara angin bertiup dari tenggara ke barat dengan kecepatan 5 hingga 20 kilometer per jam.

Gelombang hingga 4 Meter Ancam Perairan Sumut

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Christen Marpaung sebelumnya menyebut sejumlah perairan Sumatera Utara berpotensi diterjang gelombang tinggi pada 19 hingga 22 September 2026.

Gelombang yang bisa mencapai empat meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, dan Samudera Hindia barat Kepulauan Nias.

Gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi muncul di perairan Kepulauan Batu, perairan barat Sumatera Utara, dan perairan timur Kepulauan Nias.

Pemicu Awan Hujan: Rossby-Kelvin hingga Suhu Laut Hangat

Aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin, ditambah daerah belokan angin serta konvergensi, mendukung aktivitas konvektif di wilayah Sumatera Utara. Suhu muka laut yang hangat di Samudra Hindia barat Sumatera dan perairan timur Sumatera Utara turut meningkatkan penguapan.

Kandungan uap air di atmosfer pun bertambah. Kombinasi kondisi itu berkontribusi pada pembentukan awan hujan di Sumatera Utara.

Reporter: Said Fauzi
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top