LUBUK PAKAM — Antrean pemuda dan pemudi mengular di Balairung Area Perkantoran Pemkab Deli Serdang sejak pagi. Mereka adalah bagian dari 3.000 pelamar yang telah mendaftar secara daring untuk mengikuti bursa kerja perdana yang digelar pemerintah daerah setempat.
Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, membuka langsung kegiatan itu. Ia menegaskan bahwa job fair ini bukan sekadar seremoni. “Target kita jelas, bagaimana membuka peluang kerja seluas-luasnya dan menurunkan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Deli Serdang,” ujarnya dalam sambutan.
Dinas Ketenagakerjaan setempat mencatat, 32 perusahaan berpartisipasi dengan total 700 lowongan kerja di berbagai sektor. Angka itu belum termasuk kuota dari perusahaan pekerja migran dan Indomarco yang membuka lowongan sebanyak-banyaknya.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Deli Serdang, Syahdin Setia Budi Pane, menyebut animo masyarakat luar biasa. “Ada 3.000 pelamar yang sudah mengisi formulir secara daring dan ada 700 kuota yang disediakan perusahaan,” katanya.
Dalam pidatonya, Bupati Asri Ludin Tambunan memberi pesan tegas kepada pencari kerja dan jajarannya. Ia menekankan pentingnya proses rekrutmen yang terbuka, adil, dan profesional tanpa praktik titipan atau “pintu belakang”.
“Saya berpesan kepada seluruh pencari kerja untuk mengikuti proses dengan baik, menunjukkan kemampuan terbaik, dan percaya diri. Yang kita bangun adalah sistem kerja yang terbuka, adil, dan profesional,” tegas bupati.
Pemkab Deli Serdang tidak berhenti pada acara job fair. Pemerintah berencana mengintegrasikan informasi lowongan kerja melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Deli Serdang. Langkah ini memudahkan masyarakat mengakses informasi ketenagakerjaan secara terbuka dan terukur, tidak hanya saat bursa kerja digelar.
Kabar baik bagi yang belum berhasil di job fair perdana. Syahdin Setia Budi Pane memastikan pemerintah daerah akan kembali menggelar job fair tahap kedua pada Agustus 2026. “Insyaallah job fair kedua akan berlangsung pada Agustus,” pungkasnya.
Dengan jumlah pelamar empat kali lipat dari lowongan yang tersedia, tantangan pengangguran di Deli Serdang masih menjadi pekerjaan rumah besar. Namun, komitmen pemerintah mengadakan bursa kerja secara berkala dan transparan diharapkan mampu menjembatani kebutuhan pencari kerja dengan dunia usaha.