SUMATERA UTARA — BMW tetap menjadi salah satu merek premium paling agresif di Vietnam. Per Juni 2026, pabrikan asal Munich itu mempertahankan struktur harga yang stabil untuk jajaran sedan, SUV, dan mobil listriknya. Informasi harga ini dirilis langsung oleh BMW Vietnam dan berlaku untuk pesanan baru di bulan ini.
Untuk segmen sedan, BMW Seri 3 tetap jadi pintu masuk ke dunia BMW dengan banderol paling terjangkau. Sementara itu, Seri 5 berada di tengah sebagai pilihan eksekutif, dan Seri 7 menjadi puncak kemewahan dengan teknologi layar 31 inci di kursi belakang.
Di segmen Sport Activity Vehicle (SAV), X3 dan X5 menjadi model paling laris di dealer-dealer Vietnam. Keduanya mengusung mesin bensin 4-silinder dan 6-silinder dengan opsi penggerak xDrive. X7 sebagai flagship membawa kursi baris ketiga elektrik dan suspensi udara adaptif.
BMW iX dan i7 sudah tersedia di diler sejak awal tahun, dan permintaannya disebut terus tumbuh seiring perluasan jaringan pengisian daya di kota-kota besar seperti Hanoi dan Ho Chi Minh City. BMW Vietnam juga dikabarkan akan mendatangkan i5 dan iX3 dalam waktu dekat untuk memperkuat jajaran elektrifikasinya.
Perlu dicatat, harga di atas belum termasuk biaya registrasi, pajak, dan asuransi. Setiap provinsi di Vietnam punya tarif registrasi berbeda, sehingga total ongkos keluar bisa bervariasi antara 10-15% dari harga tersebut. Informasi ini hanya sebagai referensi awal bagi konsumen yang sedang melakukan riset pembelian.