Kantor Wilayah Kemenkum Sumut Edukasi Hukum ke Mahasiswa Polbangtan Medan, Dorong Perlindungan Hak Cipta Riset

Penulis: Zulfahmi Rasyid  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 20:41:01 WIB
Kantor Wilayah Kemenkum Sumut mengedukasi mahasiswa Polbangtan Medan tentang pentingnya pemahaman hukum.

MEDAN — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Utara menilai pemahaman hukum menjadi bekal krusial bagi mahasiswa pertanian. Kepala Kanwil Kemenkum Sumut, Ignatius Silalahi, mengatakan kegiatan ini merupakan instrumen penting membentuk karakter generasi muda.

Mengapa Mahasiswa Pertanian Butuh Pemahaman Hukum?

Ignatius menyebut nilai-nilai kesadaran hukum harus terinternalisasi dalam diri setiap mahasiswa. Bukan hanya untuk kehidupan akademik, tetapi juga sebagai bekal bermasyarakat.

Ia berharap kolaborasi ini mampu melahirkan penggerak sektor pertanian yang berintegritas tinggi dan memiliki wawasan hukum yang memadai.

Kekayaan Intelektual: Perlindungan Karya Dosen dan Mahasiswa

Selain edukasi umum, pihak Kemenkum juga mendorong Polbangtan Medan untuk bersinergi memperkuat perlindungan hak cipta. Ignatius menjelaskan bahwa kekayaan intelektual bukan sekadar instrumen perlindungan hukum, melainkan juga penggerak pertumbuhan ekonomi.

"Tanpa perlindungan kekayaan intelektual, berbagai karya yang dihasilkan sivitas akademika rentan disalahgunakan oleh pihak lain," ujar Ignatius di Medan, Senin.

Menurut dia, perguruan tinggi merupakan pusat inovasi yang menghasilkan berbagai riset dan karya dosen maupun mahasiswa. Perlindungan hukum menjadi kebutuhan mendesak agar hasil riset tidak diklaim pihak lain.

Target: Generasi Pertanian Berintegritas Tinggi

"Melalui edukasi pemahaman hukum tersebut, mahasiswa juga diharapkan siap memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan bangsa dan negara," kata Ignatius.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kanwil Kemenkum Sumut memperluas kesadaran hukum di kalangan generasi muda. Polbangtan Medan dipilih karena relevansinya dengan sektor strategis ketahanan pangan nasional.

Reporter: Zulfahmi Rasyid
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top