Pemprov Sumut Pelajari Rekomendasi Sesko TNI untuk Mitigasi Bencana Megathrust di Pantai Barat Sumatera

Penulis: Said Fauzi  •  Jumat, 12 Juni 2026 | 16:09:01 WIB
Pemprov Sumut menerima dan mempelajari rekomendasi Sesko TNI untuk mitigasi bencana megathrust.

MEDAN — Ancaman gempa megathrust di pesisir barat Sumatera membuat Pemprov Sumut tak bisa setengah hati dalam urusan kebencanaan. Setelah menerima naskah rekomendasi dari Sesko TNI, pemerintah daerah kini mempelajari berbagai masukan untuk memperkuat kebijakan mitigasi dan sinergi antarlembaga.

Ancaman Megathrust dan Garis Pantai yang Rentan

Sumatera Utara memiliki garis pantai panjang di wilayah barat yang membentang dari Kepulauan Nias, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, hingga Mandailing Natal. Kondisi geografis ini membuat provinsi ini masuk dalam zona rawan gempa dan tsunami.

"Sumut memiliki tanggung jawab besar untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana geologi, termasuk gempa bumi dan tsunami," kata Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap.

Rekomendasi dari Kajian Lapangan Perwira TNI

Naskah ringkasan yang diserahkan bukan sekadar dokumen seremonial. Sulaiman menyebut, rekomendasi itu lahir dari proses observasi, analisis, diskusi, dan kajian lapangan para peserta didik Sesko TNI selama tiga hari di Sumatera Utara.

"Berbagai rekomendasi, khususnya berkaitan peningkatan efektivitas implementasi kebijakan kebencanaan," ucap Sulaiman usai menerima naskah tersebut.

Pemprov Sumut akan menjadikan masukan ini sebagai bahan penguatan kebijakan daerah, termasuk pembangunan berbasis mitigasi risiko bencana yang terencana dan berkelanjutan.

Kolaborasi Lintas Sektor, Bukan Sekadar Slogan

Wakil Komandan Sesko TNI Mayjen TNI Teguh Puji Raharjo menegaskan, kolaborasi lintas sektor dalam penanggulangan bencana tidak boleh berhenti pada slogan. Menurutnya, harus ada tindakan nyata mulai dari mitigasi hingga penguatan regulasi.

"Ancaman megathrust ini harus diantisipasi. TNI memiliki tugas melindungi masyarakat, bangsa, dan negara dari berbagai ancaman. Ancaman megathrust ini menjadi satu potensi yang dihadapi oleh TNI dengan operasi militer selain perang," kata Teguh.

Sinergi TNI-Pemda untuk Daerah yang Lebih Tangguh

KKDN ini merupakan bagian penting dari proses pendidikan untuk meningkatkan kemampuan berpikir strategis dan analitis para perwira siswa. Rekomendasi yang dihasilkan menekankan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan unsur pertahanan.

"Semua itu merupakan bagian penting dalam upaya membangun daerah yang lebih tangguh, dan siap menghadapi berbagai kemungkinan di masa mendatang," tutur Sulaiman.

Pemprov Sumut berencana mengintegrasikan rekomendasi ini ke dalam perencanaan pembangunan daerah ke depan, khususnya yang berkaitan dengan mitigasi bencana dan kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa besar di pesisir barat Sumatera.

Reporter: Said Fauzi
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top