51 Pramuka Penegak dan Pandega dari 8 Cabang di Sumut Ikuti Seleksi Jambore Dunia 2027, 7 Peserta dari Nias Daring

Penulis: Wan Rizal  •  Minggu, 14 Juni 2026 | 13:40:31 WIB
Pramuka Penegak dan Pandega dari delapan cabang Sumut mengikuti seleksi Jambore Dunia 2027 selama dua hari.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini tidak hanya menyaring kemampuan teknis kepramukaan. Herianto menekankan bahwa pihaknya mencari pribadi dengan integritas, jiwa kepemimpinan, dan kemampuan komunikasi yang mumpuni untuk menjadi representasi bangsa di forum dunia.

“Dalam seleksi ini kita tidak hanya mencari peserta yang memiliki kemampuan kepramukaan yang baik, tetapi juga pribadi yang memiliki integritas, kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, serta mampu menjadi representasi terbaik Sumatera Utara dan Indonesia di forum dunia,” ujarnya saat membuka kegiatan.

Skema Hybrid untuk Peserta dari Kepulauan Nias

Dari total 51 peserta, 44 orang mengikuti serangkaian tes secara luring atau tatap muka di lokasi kegiatan. Sementara itu, tujuh peserta lainnya yang berasal dari wilayah Kepulauan Nias mengikuti seleksi secara daring. Skema ini sengaja diterapkan panitia untuk memastikan kesetaraan akses bagi seluruh kwartir cabang di Sumatera Utara, tanpa terkendala jarak geografis.

Apa Saja yang Dinilai dalam Seleksi Ini?

Selama dua hari, para peserta diuji melalui berbagai tahapan penilaian yang komprehensif. Materi yang diujikan mencakup kemampuan kepramukaan, kepemimpinan, komunikasi, wawasan kebangsaan, hingga kemampuan berbahasa asing. Aspek karakter dan kepribadian juga menjadi poin penilaian utama yang dinilai secara objektif dan transparan oleh tim penguji yang telah ditunjuk Kwarda Sumut.

Proses seleksi ini merupakan bagian dari rangkaian panjang persiapan menuju Jambore Dunia Ke-26 yang akan digelar pada 2027 mendatang. Peserta yang lolos dari tahap ini akan melanjutkan ke seleksi berikutnya untuk memperebutkan tiket masuk ke dalam Kontingen Indonesia.

Target: Lahirkan Duta Bangsa di Forum Global

Kwarda Sumatera Utara berharap melalui seleksi ketat ini akan lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam keterampilan kepramukaan. Lebih dari itu, mereka diharapkan mampu menjadi agen persahabatan dunia yang memperkuat persatuan bangsa dan membawa nama baik Sumatera Utara serta Indonesia di kancah internasional.

Reporter: Wan Rizal
Sumber: warta.in This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top