MEDAN — Ribuan anggota Pramuka dari Sumatera Utara mulai bergerak menuju Jakarta untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution melepas langsung kontinen ini di Terminal Penumpang Bandar Deli Belawan, Selasa.
Bobby menekankan bahwa 1.179 peserta yang berangkat merupakan putra-putri terbaik daerah. Ia berharap mereka tidak hanya sekadar hadir sebagai peserta, tetapi juga mampu mengharumkan nama keluarga dan Sumatera Utara di ajang bergengsi tersebut.
"Buat bangga nama Sumatera Utara melalui Jamnas ini. Selain buat bangga Sumatera Utara, kalian juga nantinya membuat bangga keluarga," ujar Bobby dalam keterangannya.
Jadwal Keberangkatan Terbagi dalam Tiga Jalur
Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumut Dikky Anugerah merinci, kontingen daerah berjumlah tujuh orang dan kontingen cabang sebanyak 1.172 orang. Ratusan peserta ini tidak berangkat bersamaan, melainkan dijadwalkan dalam beberapa gelombang sesuai moda transportasi.
Sebanyak 384 orang dari enam kwartir cabang memilih jalur laut dan berangkat pada 4 serta 11 Agustus 2026. Mereka berasal dari Medan, Binjai, Langkat, Batu Bara, Humbang Hasundutan, dan Tebing Tinggi.
Jalur darat memberangkatkan 461 orang dari 13 kwartir cabang pada 9 dan 10 Agustus 2026. Sementara itu, 334 orang yang terdiri atas kontingen daerah dan sembilan kwartir cabang lainnya terbang melalui jalur udara.
Pesan Penting: Jaga Kesehatan dan Kekompakan
Di tengah perjalanan panjang menuju Cibubur, Gubernur Bobby Nasution mengingatkan para peserta untuk menjaga kondisi fisik. Kebugaran tubuh menjadi modal utama agar bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Jamnas hingga selesai.
Ia juga menyoroti pentingnya solidaritas antaranggota kontingen. Jauh dari keluarga dan kampung halaman, para Pramuka diminta untuk saling menjaga satu sama lain selama berada di luar daerah.
"Ketika nanti berada di luar daerah tetap menjaga kekompakan dan keguyuban, sehingga nanti kalian pulang dari Jamnas membawa ilmu bermanfaat untuk Sumatera Utara," tutur Bobby.
Dikky menambahkan, target kontingen Sumut bukan sekadar menjadi peserta biasa. Pengalaman, pengetahuan, keterampilan, dan prestasi diharapkan bisa diraih dan dibawa pulang untuk kemajuan daerah.
"Kami berharap kontingen Sumut tidak sekadar menjadi peserta, tetapi juga pulang membawa pengalaman, pengetahuan, keterampilan, dan prestasi untuk Sumatera Utara," kata Dikky.