Sumut Resmi Jadi Tuan Rumah IMT-GT 2026 di Medan, Ini 3 Sektor Prioritas yang Akan Dibahas

Penulis: Tengku Syafri  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 11:55:01 WIB
Sumatera Utara resmi menjadi tuan rumah IMT-GT 2026 yang akan digelar di Medan pada September.

MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi ditunjuk sebagai tuan rumah pertemuan tingkat menteri ke-32 Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) 2026. Rangkaian kegiatan forum kerja sama ekonomi subregional ASEAN itu akan digelar di Medan pada September mendatang.

Penunjukan ini merupakan tindak lanjut dari keputusan 31st IMT-GT Ministerial Meeting di Trang, Thailand, 4 September 2025. Sumut menjadi lokasi yang dipilih pemerintah Indonesia untuk menyelenggarakan forum strategis tersebut.

Dua Proyek Strategis yang Sudah Berjalan

Kepala Bagian Kerja Sama Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Sumut, Ahmad Yamin, mengungkapkan bahwa forum IMT-GT selama ini telah memberikan dampak nyata bagi pengembangan ekonomi kawasan. Dua proyek konkret yang disebut adalah pengembangan Kawasan Industri Sei Mangkei di Kabupaten Simalungun, serta kawasan Kaldera Toba yang mencakup Danau Toba dan sekitarnya.

Kedua proyek itu menjadi bukti bahwa kerja sama subregional ini tidak hanya berhenti pada dokumen, tetapi menyentuh pembangunan fisik dan ekonomi di lapangan.

Bukan Sekadar Proyek Lokal, Harus Untungkan Tiga Negara

Menurut Ahmad Yamin, ada syarat ketat bagi setiap usulan proyek yang akan masuk dalam cetak biru IMT-GT lima tahun ke depan. Ide proyek harus memiliki nilai manfaat bersama, bukan hanya baik untuk Sumatera Utara atau Indonesia, tetapi juga memberikan keuntungan bagi Malaysia dan Thailand.

"Ide proyek diajukan harus memiliki nilai manfaat bersama. Bukan hanya baik untuk Sumatera Utara atau Indonesia, tetapi juga memberikan keuntungan bagi Malaysia dan Thailand, sehingga tercipta kerja sama yang saling menguatkan," kata Yamin dalam temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Rabu.

Delapan Kelompok Kerja dan Tiga Sektor Fokus

Forum IMT-GT membahas program prioritas melalui delapan kelompok kerja. Seluruh hasil pembahasan kemudian dirumuskan dalam cetak biru pembangunan ekonomi kawasan untuk lima tahun mendatang.

Beberapa sektor yang menjadi fokus pembahasan meliputi pertanian dan agribisnis, pariwisata, produk dan layanan halal, serta infrastruktur dan transportasi. Sektor-sektor ini dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang saling menguntungkan di kawasan segitiga pertumbuhan Indonesia-Malaysia-Thailand.

Peluang Perluas Investasi dan Daya Saing Sumut

Pemprov Sumut berharap peran sebagai tuan rumah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperluas investasi dan memperkuat sektor unggulan daerah. Forum ini juga dinilai sebagai momentum untuk mendorong lahirnya berbagai proyek strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan secara berkelanjutan.

"Momentum ini tidak boleh terlewat, karena menjadi peluang memperkuat daya saing Sumut di tingkat internasional," ujar Yamin.

Penunjukan Sumut sebagai tuan rumah IMT-GT 2026 menjadi kesempatan besar untuk menghadirkan berbagai gagasan dan proyek strategis yang dapat masuk dalam blueprint kerja sama lima tahun ke depan. Forum yang melibatkan Indonesia, Malaysia, dan Thailand dalam kerangka ASEAN ini dinilai tidak boleh dilewatkan begitu saja.

Reporter: Tengku Syafri
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top